WARTA, TARAKAN– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Utara mengimbau agar tetap waspada menyusul gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,8 yang mengguncang wilayah Tarakan pada Rabu sore (5/11).
Kepala Pelaksana BPBD Kaltara, Andi Amriampa, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta instansi terkait untuk memantau perkembangan kondisi terkini.
“Kami masih dalam status waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Koordinasi dengan BMKG terus dilakukan agar penanganan di lapangan berjalan cepat dan tepat,” ujar Andi Amriampa.
Gempa Berpusat di Laut Tenggara Tarakan
BMKG melaporkan, gempa bumi terjadi pada pukul 17.37 WIB dengan pusat gempa di laut, sekitar 24 kilometer tenggara Tarakan, pada kedalaman 10 kilometer. Gempa ini dikategorikan sebagai gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas Sesar Tarakan.




