WARTA, TANJUNG SELOR – Kesenjangan akses di wilayah terluar menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara memasuki tahun 2026. Kepala Biro Administrasi Pembangunan (Adpem) Kaltara, Sapi’i, berharap tahun baru menjadi gerbang pembuka bagi pembangunan yang lebih inklusif dan menyentuh akar rumput.
Dalam pesan Natal dan Tahun Baru 2026, Sapi’i mengungkapkan bahwa Biro Adpem akan lebih fokus memastikan program pembangunan tidak hanya berpusat di kota, tetapi merata hingga ke daerah terpencil.
“Harapan kita di 2026, pembangunan lebih inklusif. Fokus pada pemerataan akses pendidikan dan kesehatan di daerah terluar adalah prioritas yang harus kita kawal bersama,” ujar Sapi’i.
Ia menambahkan, kolaborasi antarlembaga menjadi syarat mutlak untuk mewujudkan pemerataan tersebut. Biro Adpem berkomitmen untuk terus memantau perencanaan strategis agar setiap anggaran yang dikeluarkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di garda terdepan NKRI.




