WARTA, TARAKAN — RSUD dr. H. Jusuf SK kembali menorehkan pencapaian penting di dunia kesehatan Kalimantan Utara setelah sukses melaksanakan operasi jantung ke-15 di provinsi tersebut.
Tindakan operasi yang berlangsung pada Jumat (8/5) itu dilakukan melalui program pendampingan bersama Himpunan Bedah Vaskular dan Endovaskular Indonesia dan RSUP Dr. Kariadi.
Sejak program bedah jantung dimulai pada Februari 2025, tim dokter spesialis di RSUD dr. H. Jusuf SK telah menangani total 15 operasi jantung. Tiga di antaranya merupakan operasi pediatrik untuk anak-anak dengan kelainan jantung bawaan, sedangkan 11 lainnya adalah operasi bypass jantung koroner atau coronary artery bypass graft (CABG).
Menariknya, tiga operasi bypass tersebut menggunakan teknik off-pump coronary artery bypass (OPCAB), yakni prosedur operasi bypass tanpa menghentikan denyut jantung pasien selama tindakan berlangsung.
Operasi ke-15 yang dilaksanakan pada Sabtu (9/5) juga menggunakan teknik OPCAB. Prosedur ini dilakukan oleh Ivan Joalsen Mangara Tua dari RSUD Abdul Wahab Sjahranie bersama Muhammad Ali Shodiq.
Tim medis turut diperkuat oleh dokter anestesi dari RSUP Dr. Kariadi, yakni Bondan Irtani Cahyadi dan Pradana Bayu Rakhmatjati. Selain itu, dokter spesialis anestesiologi dan terapi intensif RSUD dr. H. Jusuf SK, Ronald Jan Palenteng, juga terlibat dalam keseluruhan proses operasi.
Seluruh tindakan dilakukan secara kolaboratif bersama tim dokter jantung RSUD dr. H. Jusuf SK mulai dari tahap persiapan, operasi hingga perawatan pascaoperasi.
Perwakilan Himpunan Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular Indonesia, Paul L. Tahalele, menyebut keberhasilan operasi ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan layanan bedah jantung di Kalimantan Utara.
Menurutnya, pelaksanaan operasi jantung secara rutin di daerah menunjukkan kualitas pelayanan kesehatan di Kaltara terus berkembang dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Semoga RSUD dr. H. Jusuf SK bisa lebih maju lagi dan membawa manfaat bagi masyarakat di Pulau Tarakan dan Kalimantan Utara,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur RSUD dr. H. Jusuf SK, Rustan Samsudin, menjelaskan layanan Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular (BTKV) di rumah sakit tersebut telah dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan sesuai prosedur rujukan yang berlaku.
Ia berharap kehadiran layanan operasi jantung di Tarakan mampu mempermudah masyarakat memperoleh penanganan medis tanpa harus dirujuk ke luar daerah.
“Dengan pendekatan yang cepat, tepat, dan penuh kepedulian, kami hadir untuk membantu masyarakat menjalani hidup yang lebih sehat dan berkualitas,” pungkasnya.




