WARTA, TANJUNG SELOR – Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Pollymaart Sijabat, SKM., M.AP., memimpin apel rutin di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara yang digelar di Lapangan Agatis, Senin (20/10) pagi.
Dalam arahannya di hadapan ratusan peserta apel, Pollymaart menyampaikan pesan Gubernur Kaltara, Dr. (H) Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum, agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meningkatkan kinerja dan memaksimalkan capaian program kerja, mengingat waktu pelaksanaan tahun anggaran 2025 yang sudah mendekati akhir.
“Saya kembali mengingatkan, karena waktu sudah cukup mepet, agar seluruh OPD dapat bekerja lebih efektif untuk meningkatkan kinerja. Apalagi, dalam waktu dekat kita juga akan merayakan HUT Provinsi Kaltara,” ujar Pollymaart.
Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kaltara yang berhasil memperoleh insentif dari Pemerintah Pusat di tengah isu pemangkasan anggaran nasional.
“Terima kasih kepada Bapak Gubernur, karena di tengah isu pemangkasan anggaran, Kaltara justru mendapat insentif dari pemerintah pusat untuk pembangunan jembatan,” tambahnya.
Pollymaart menjelaskan, insentif tersebut berupa alokasi dana sebesar Rp150 miliar untuk pembangunan Jembatan di wilayah Binuang, Kabupaten Nunukan. Dana tersebut diberikan setelah Gubernur Kaltara melakukan audiensi dengan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, di Jakarta, Selasa (7/10) lalu, terkait isu pemangkasan dana Transfer ke Daerah (TKD).
Ia pun menekankan agar capaian tersebut menjadi contoh bagi OPD lainnya untuk lebih proaktif dalam menjalin koordinasi dengan kementerian dan lembaga pusat guna memperjuangkan tambahan anggaran bagi pembangunan daerah.
Selain itu, Pollymaart juga menugaskan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kaltara agar memetakan potensi ekonomi di setiap wilayah untuk memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kepada Bappeda, saya minta agar memetakan potensi di setiap daerah. Mana yang memiliki potensi kakao, kopi, maupun sektor industri agar bisa dimaksimalkan untuk meningkatkan PAD di tengah kebijakan efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat,” pesannya.
Menutup amanatnya, Pollymaart memberikan apresiasi kepada atlet Pornas Korpri asal Kaltara, yakni Denny Harianto dan Abigail Tulak, yang telah berhasil meraih medali emas pada ajang Pekan Olahraga Nasional (Pornas) Korpri di Palembang.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi kita semua dan membuktikan bahwa ASN Kaltara tidak hanya unggul dalam pelayanan publik, tetapi juga berprestasi di bidang olahraga,” tutupnya.




