WARTA, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus memutar otak untuk memastikan pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan tetap berjalan maksimal meski di tengah kondisi fiskal daerah yang terbatas. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan memperkuat sinergi bersama Kementerian PUPR.
Melalui audiensi bersama Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) serta Satuan Kerja Prasarana Strategis (Satker PS), Pemprov Kaltara secara resmi meminta dukungan penuh untuk percepatan proyek di lini terdepan Indonesia.
“Program pusat dan daerah harus sinkron untuk menyokong penguatan wilayah perbatasan. Dukungan pusat menjadi solusi di tengah keterbatasan fiskal kita,” ujar Sekretaris Dinas di Pemprov Kaltara, Denny Harianto.
Langkah kolaborasi ini diharapkan mampu menutup celah pembiayaan pembangunan, sehingga proyek-proyek strategis di perbatasan tidak terhenti dan tetap bisa didanai melalui APBN lewat instansi terkait di bawah KemenPUPR.




