spot_img
More
    spot_img

    Pemprov Kaltara Apresiasi Peran KKSS, Perkuat Persaudaraan dan Pembangunan Daerah

    WARTA, TANJUNG SELOR – Kerukunan dan kolaborasi antarkelompok masyarakat menjadi salah satu kunci dalam mendorong pembangunan Kalimantan Utara (Kaltara). Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara pun mengapresiasi kontribusi Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) yang selama ini turut berperan dalam pembangunan sekaligus menjaga persaudaraan di tengah keberagaman.

    Apresiasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kaltara, Dr. H. Usman, S.KM., M.Kes., saat mewakili Gubernur Kaltara dalam kegiatan Tudang Sipulung KKSS Provinsi Kaltara Tahun 2026 di Ballroom Hotel Pangeran Khar, Rabu (28/10).

    Kegiatan ini dihadiri anggota DPD RI Herman, S.H., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD Kaltara, tokoh masyarakat, serta jajaran pengurus KKSS tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Kaltara.

    Dalam sambutannya, Usman menegaskan bahwa warga KKSS merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat Kaltara. Kehadiran dan kontribusi mereka dinilai turut memperkuat kehidupan sosial serta mendukung pembangunan di Bumi Benuanta.

    Menurutnya, Tudang Sipulung memiliki makna lebih dari sekadar tradisi berkumpul. Forum tersebut menjadi ruang untuk bertukar pikiran, bermusyawarah, mempererat hubungan antarsesama, dan mencari solusi atas berbagai persoalan demi kepentingan bersama.

    “Tudang Sipulung bukanlah sekadar tradisi berkumpul biasa. Di dalamnya terkandung nilai-nilai luhur tentang musyawarah, persatuan, dan kebersamaan dalam mencari solusi demi kepentingan bersama,” ujar Usman.

    Ia menjelaskan, pembangunan Kaltara membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Selain meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, daerah juga perlu memperkuat inovasi, membuka lapangan kerja, dan mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

    Langkah tersebut penting agar pertumbuhan daerah tidak hanya terlihat dari pembangunan fisik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui peningkatan kesempatan kerja dan pemerataan ekonomi.

    Usman juga mengajak keluarga besar KKSS bersama organisasi kemasyarakatan lainnya untuk terus menjaga keamanan, kedamaian, dan keharmonisan di Kaltara. Menurutnya, suasana daerah yang kondusif menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberlanjutan pembangunan.

    Baca Juga:  Wagub Ingkong Ajak ASN Kaltara Tunjukkan Semangat Melayani Masyarakat

    Nilai-nilai budaya Bugis, yakni Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge, turut disoroti sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat. Ketiganya mengandung makna saling memanusiakan, menghargai, dan mengingatkan demi menjaga hubungan yang harmonis.

    Melalui Tudang Sipulung 2026, Pemprov Kaltara berharap silaturahmi antara pemerintah, KKSS, dan seluruh elemen masyarakat semakin erat. Kolaborasi yang terbangun diharapkan mampu memperkuat persatuan sekaligus mendorong pembangunan Kaltara yang inklusif, aman, dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU