Bunda PAUD Kaltara, Hj. Rahmawati Zainal, S.H., secara resmi melantik Ketua Pokja Bunda PAUD Kaltara, Hj. Sipta Meylina Denny Harianto, S.Psi., M.M., sekaligus memimpin serah terima jabatan Ketua DWP Kaltara masa bakti 2026–2031.
Hadir mewakili Gubernur Kaltara, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltara, H. Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus Pokja Bunda PAUD yang baru dilantik.
“PAUD adalah fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Masa usia dini merupakan periode emas untuk membentuk karakter, kecerdasan, akhlak, dan kesiapan belajar anak,” ujarnya.
Ia menegaskan, pendidikan anak usia dini bukan sekadar jenjang pendidikan awal, melainkan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah dan bangsa. Menurutnya, peran Bunda PAUD sangat strategis sebagai penggerak layanan PAUD holistik integratif, penghubung lintas sektor, serta motor advokasi dan sosialisasi di tengah masyarakat.
H. Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si. juga optimistis kepemimpinan Ketua DWP Kaltara yang baru mampu membawa organisasi semakin solid dan berkontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya melalui penguatan peran keluarga.
Sementara itu, Hj. Rahmawati Zainal, S.H. menegaskan bahwa pelantikan Pokja Bunda PAUD memiliki arti penting dalam memperkuat komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas layanan PAUD di Kalimantan Utara, termasuk di wilayah perbatasan.
“Pokja Bunda PAUD diharapkan mampu memperkuat layanan pendidikan anak usia dini, serta mengintegrasikan program PAUD dengan isu kesehatan, gizi, dan pengasuhan,” katanya.
Ia mengajak seluruh pengurus yang telah dilantik untuk bekerja dengan penuh dedikasi, menjunjung integritas, dan selalu mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak.
Pada kesempatan itu, Hj. Rahmawati Zainal, S.H. turut menyampaikan apresiasi kepada Meisa Ruslina Bustan, S.E. atas pengabdian selama memimpin DWP Kaltara masa bakti 2024–2026. Ia juga mengucapkan selamat kepada Hj. Sipta Meylina Denny Harianto, S.Psi., M.M. atas amanah baru sebagai Ketua DWP Kaltara masa bakti 2026–2031.
Menurutnya, pelantikan Pokja Bunda PAUD dan serah terima jabatan Ketua DWP memiliki tujuan yang sama, yakni memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia di Kalimantan Utara.
“Semoga amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan membawa manfaat besar bagi anak, keluarga, serta masyarakat Kalimantan Utara,” pungkasnya.




