WARTA, TANA TIDUNG – Proyek pembangunan Jembatan Sebawang di Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, resmi tuntas seratus persen. Kini, jembatan permanen tersebut sudah bisa dilalui kendaraan, meski kondisi jalan penghubungnya masih berupa timbunan agregat.
Kepala Dinas PUPR-Perkim Tana Tidung, H. Hadi Aryanto, menjelaskan pembangunan akan berlanjut ke tahap kedua pada tahun ini, yakni pengerjaan oprit dan penyempurnaan agregat. Selanjutnya, pemerintah daerah telah menyiapkan program peningkatan jalan melalui skema multiyears.
“Mulai 2026 hingga 2029 akan dilakukan pengaspalan, dimulai dari depan Masjid Al Jihat hingga melewati Jembatan Sebawang,” jelasnya, Jumat (22/8/2025).
Setelah rampung, proyek akan diteruskan ke sisi seberang, dengan pola pembangunan serupa yang sebelumnya diterapkan pada Jembatan Sebidai.
Sebagai informasi, pembangunan Jembatan Sebawang menghabiskan anggaran sekitar Rp13 miliar pada 2024 lalu. Adapun tahap lanjutan di tahun ini masih dalam proses lelang. Sebelum dibangun permanen, jembatan di lokasi itu hanya berupa jembatan bailey.
Melalui skema pembangunan jangka panjang, Pemkab Tana Tidung berharap keberadaan jalan dan jembatan baru ini dapat memperlancar arus transportasi masyarakat, sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah.(SF/ADV)




