WARTA, TANJUNG SELOR – Momentum Hari Ulang Tahun ke-18 Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesiadimaknai sebagai langkah penting untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap proses demokrasi.
Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dari PAN, Vamelia Ibrahim, saat memberikan ucapan selamat sekaligus harapan bagi lembaga pengawas pemilu tersebut.
Menurutnya, bertambahnya usia Bawaslu menunjukkan kematangan dalam menjalankan peran sebagai penjaga integritas pemilu di Indonesia.
“Di usia yang semakin matang ini, Bawaslu telah membuktikan dedikasinya sebagai benteng keadilan pemilu. Ke depan, kepercayaan publik harus terus diperkuat melalui kinerja yang transparan dan akuntabel,” ujarnya, Kamis (9/4).
Vamelia menegaskan, kepercayaan masyarakat merupakan fondasi utama dalam menjaga kualitas demokrasi. Tanpa kepercayaan publik, legitimasi hasil pemilu akan sulit terbangun secara kuat.
“Ketika kepercayaan publik terjaga, maka legitimasi hasil pemilu juga akan semakin kokoh,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya konsistensi dalam menjaga integritas di setiap tahapan pemilu, serta memperkuat sinergi antara penyelenggara dan masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi yang baik akan membuat pengawasan berjalan lebih maksimal dan menutup celah potensi pelanggaran.
“Sinergi antara Bawaslu dan masyarakat sangat penting agar setiap suara rakyat benar-benar terlindungi,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Vamelia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam pengawasan pemilu.
“Bawaslu maju, demokrasi bermartabat. Bersama rakyat awasi pemilu, bersama Bawaslu tegakkan keadilan pemilu,” pungkasnya.




