WARTA, TANJUNG SELOR – Waktu terus berjalan, sementara serapan anggaran masih dianggap lamban. DPRD Bulungan pun angkat suara, mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar tidak lagi bertele-tele dalam merealisasikan program pembangunan.
Ketua DPRD Bulungan, Riyanto, menegaskan bahwa kinerja OPD kini sedang diuji. Dengan sisa waktu hanya tiga bulan menuju akhir tahun anggaran, ia meminta agar setiap rupiah yang telah digelontorkan dapat segera diwujudkan dalam bentuk nyata di lapangan.
“Sudah September, artinya waktu efektif tinggal hitungan bulan. Jangan sampai kegiatan fisik tertunda lagi. Kami mendorong semua OPD mempercepat langkah, supaya program pembangunan bisa selesai tepat waktu,” ujar Riyanto.
Menurutnya, percepatan tidak hanya sebatas infrastruktur jalan. Sektor pertanian pun menjadi sorotan, mengingat potensi Bulungan yang besar sangat bergantung pada dukungan sarana dan prasarana memadai.
“Infrastruktur pertanian itu vital. Kalau tidak segera dipercepat, dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Karena itu, OPD harus bergerak lebih agresif,” tegasnya.
Sinyal tegas juga datang dari Bupati Bulungan, Syarwani. Ia menekankan tidak ada ruang bagi OPD untuk menunda pekerjaan. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mengawal agar realisasi fisik berjalan cepat sekaligus berkualitas.
“Waktu yang tersisa ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. Saya tegaskan, pembangunan tidak boleh tertunda. Tapi percepatan juga harus tetap transparan, akuntabel, dan sesuai standar teknis,” tegas Syarwani.
Ia pun mengingatkan bahwa keterlambatan bukan hanya soal target pembangunan, tetapi juga menyangkut citra kinerja pemerintah daerah.
“Kalau ada OPD yang masih menunda-nunda, konsekuensinya jelas. Itu akan berimbas pada capaian kerja kita semua,” pungkasnya.




