WARTA, TARAKAN – Menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), sejumlah titik di Pelabuhan Tengkayu I (Drop Zone) Tarakan mulai terlihat lebih bersih dan tertata. Pembenahan dilakukan menyeluruh, mulai dari manajemen penumpang, penataan pedagang, hingga peningkatan kebersihan area pelabuhan.
Plh Kepala Bidang Pelayaran Operasional Dishub Kaltara, Massahara, mengatakan salah satu perubahan besar yang mulai berlaku adalah penerapan sistem nomor kursi bagi penumpang kapal cepat.
“Penumpang speed boat yang membeli tiket melalui agen akan langsung mendapatkan nomor kursi,” ujarnya, Jumat (21/11/2025).
Kebijakan ini ditujukan untuk mengurangi desak-desakan saat penumpang naik maupun mencari tempat duduk di kapal. Selain menambah kenyamanan, aturan tersebut juga menjadi langkah antisipasi agar tidak terjadi kelebihan muatan (overload) saat arus penumpang meningkat.
Tak hanya itu, penataan pedagang kaki lima (PKL) di area dermaga juga menjadi fokus pembenahan. Dalam rapat koordinasi bersama PKL, disepakati bahwa mulai Senin mendatang, seluruh area dermaga baik kedatangan maupun keberangkatan akan bebas dari aktivitas jual beli.
“Kami minta dukungan mereka. Dermaga harus bersih, tidak ada aktivitas berdagang. Para pedagang akan dikembalikan ke area pedestrian atau koridor,” tegasnya.
Di sisi lain, kebersihan pelabuhan diperketat dengan penerapan patroli kebersihan setiap 30 menit. Petugas cleaning service diwajibkan menyapu puntung rokok, bungkus makanan, dan sampah kecil lainnya agar area Drop Zone tetap nyaman bagi pengguna jasa.
Dishub Kaltara juga meminta dukungan mitra seperti rental mobil, ojek, dan agen perjalanan untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan pelabuhan, termasuk menegur pihak yang membuang sampah sembarangan.
Untuk meningkatkan ketertiban arus penumpang, Dishub memasang tali pembatas jalur pejalan kaki dari Drop Zone hingga Pos 2 sepanjang kurang lebih 200 meter. Ke depan, akan dilakukan penataan ulang area parkir dan disiapkan petugas khusus untuk mengelola parkir agar lebih tertib.
Massahara menambahkan bahwa mitra transportasi, termasuk pengemudi ojek dan penyedia jasa lainnya, telah menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan baru ini.
Meski rencana kerja bakti pagi ini tertunda akibat hujan, komitmen untuk menjadikan Pelabuhan Tengkayu I Tarakan lebih nyaman, bersih, dan rapi akan terus dilanjutkan. (*)




