spot_img
More
    spot_img

    Sekolah Kumuh dan Akses Berlumpur, Masa Depan Anak Desa Purasa Jauh Terancam

    WARTA, TANJUNG SELOR – Potret pendidikan di Desa Purasa Jauh, Kecamatan Tanjung Palas Timur, masih jauh dari kata layak. Dalam reses yang digelar, Anggota Komisi I DPRD Bulungan, Andhika Masharafi, mendengar langsung keluhan warga soal kondisi sekolah yang kumuh dan akses jalan berlumpur.

    Di desa tersebut, Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) masih menumpang dalam satu atap. Kondisinya kian diperparah dengan akses jalan yang becek setiap kali hujan. “Anak-anak datang ke sekolah seperti habis dari sawah, karena jalannya parah sekali,” kata Andhika.

    Ironisnya, upaya pengajuan bantuan pembangunan sekolah lewat anggaran dewan (pokir) belum bisa terealisasi dalam waktu dekat. Usulan baru bisa masuk pada 2026 dan diperkirakan baru terealisasi tahun 2027. Hal ini berarti warga harus bersabar lebih lama menunggu perubahan.

    “Kalau pendidikan masih seperti ini, bagaimana kita bisa berharap anak-anak desa punya masa depan cerah?” ucap Andhika.

    Ia menegaskan, pendidikan layak merupakan hak dasar masyarakat dan pemerintah wajib mempercepat langkah. “Jangan sampai anak-anak desa terus tertinggal hanya karena akses dan fasilitas pendidikan yang buruk,” pungkasnya.

    Baca Juga:  Gubernur Harapkan Program Pokir DPRD Dapat Jadi Instrumen Pembangunan

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU