WARTA, TANJUNG SELOR – Kenaikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2025 sebesar Rp 100 miliar lebih disambut positif oleh DPRD Kabupaten Bulungan. Namun, Ketua DPRD Bulungan, Riyanto, mengingatkan pemerintah daerah agar memanfaatkan tambahan anggaran ini secara maksimal, khususnya untuk perbaikan infrastruktur jalan dan peningkatan fasilitas pendidikan.
Menurut Riyanto, aspirasi masyarakat terkait jalan rusak dan fasilitas sekolah yang belum memadai terus mengalir, baik melalui media sosial maupun secara langsung disampaikan kepada anggota dewan di setiap daerah pemilihan (dapil).
“Harapan masyarakat sangat tinggi, terutama soal pembangunan sekolah dan jalan. Beberapa wilayah seperti Tanah Kuning, Tanjung Palas Timur, Salimbatu, Tanjung Palas Tengah, hingga Hulu Sungai Kayan dan Tanjung Palas Barat, membutuhkan perhatian serius,” ujar Riyanto usai rapat paripurna ke-11, Selasa (19/8).
Kemudian ia memastikan bahwa anggaran untuk beberapa proyek prioritas sudah tercantum dalam APBD Perubahan 2025. Sekarang, kata Riyanto, tinggal bagaimana pemerintah menindaklanjutinya dalam bentuk aksi nyata.
“Secara anggaran sudah dialokasikan. Tinggal bagaimana realisasinya di lapangan agar tepat sasaran dan berdampak langsung ke masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Bulungan, Syarwani, menegaskan bahwa sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama dalam penggunaan anggaran perubahan.
Syarwani mengakui bahwa tidak semua proyek bisa ditangani sekaligus karena keterbatasan waktu dan kemampuan fiskal. Namun, pihaknya akan melakukan intervensi secara parsial dan terukur, seperti perbaikan sekolah dasar di wilayah Salimbatu.
“Kita tidak bisa langsung menyelesaikan semua, tapi kita intervensi bertahap, melihat waktu pelaksanaan dan kemampuan keuangan dalam APBD Perubahan,” jelas Syarwani.
Dengan adanya tambahan anggaran Rp 100 miliar ini, DPRD dan Pemkab Bulungan berharap program prioritas bisa lebih cepat direalisasikan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.(adv/NRK)




