WARTA, TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Utara (Kaltara) akan melakukan pemeliharaan ponton pada Pelabuhan Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung di Kabupaten Nunukan.
Kepala Dishub Kaltara, Idham Chalid mengatakan, pemeliharaan itu direncanakan akan dilakukan tahun 2026 ini karena kondisi fisik dari ponton tersebut sudah ada bagiannya yang mengalami kebocoran.
“Ponton ini kan sama seperti kapal. Itu sebenarnya wajib docking setiap tahun. Nah, selama ini tidak pernah ada itu, sehingga kerusakannya sudah lumayan parah,” ujar Idham.
Oleh karena itu, pihaknya meminta ada pergeseran anggaran untuk difokuskan melakukan penanganan ponton tersebut. Langkah ini dinilai lebih efisien dibandingkan jika harus beli ponton baru.
“Karena kalau beli lagi, itu mahal sekali. Kalau seperti yang di dermaga tiga dari PLBL Liem Hie Djung itu, bisa sampai Rp7 miliar. Sedangkan kalau pemeliharaan setiap tahun itu kita siapkan Rp160 juta,” sebutnya.
Melihat kebocoran yang terjadi pada ponton itu sudah cukup parah di beberapa titik, sehingga dilakukan pengecoran pada bagian lantainya. Jika tidak segera ditangani, tentu dampaknya juga akan berpengaruh pada keselamatan penumpang atau pengguna fasilitas tersebut.
Selain sisi laut, Idham mengatakan bahwa pihaknya juga akan melakukan pemeliharaan pada sisi darat di bagian parkiran. Ini dinilai penting mengingat kondisi yang ada saat ini sudah bergelombang atau sudah banyak yang terbongkar.
“Ini juga menyangkut dengan peningkatan pelayanan di pelabuhan tersebut. Jadi tahun ini kami fokus untuk itu, selain dari melakukan kegiatan-kegiatan tetap lainnya, seperti angkutan nataru (natal dan tahun baru), lebaran dan lain-lain,” pungkasnya. (*)
[29/07/26, 11.41.56] Ipul Fajar: siapppp
[29/07/26, 11.54.20] Bang Iwan 2: Maaf bru Q kirim om, tak stabil ja




