WARTA, TANJUNG SELOR – Pelayanan air bersih Perumda Air Minum Danum Benuanta Bulungan kembali dikeluhkan masyarakat. Warga di sekitar Jalan Rajawali, Tanjung Selor, mengaku kesulitan mendapatkan pasokan air bersih dalam beberapa hari terakhir.
Gangguan tersebut dirasakan karena aliran air lebih sering terhenti. Kalaupun kembali mengalir, tekanan air disebut sangat kecil sehingga warga kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Keluhan warga bahkan ramai disampaikan melalui sejumlah grup WhatsApp. Sebagian warga juga mengaku telah menyampaikan kondisi tersebut kepada admin Perumda Danum Benuanta.
“Air mati lagi. Kenapa begini ya, PDAM sedikit-sedikit nggak ngalir,” keluh salah seorang warga dalam percakapan grup WhatsApp.
Kondisi ini membuat warga harus mencari alternatif untuk mendapatkan air bersih. Bahkan, sebagian warga mengaku terpaksa keluar rumah untuk mencari sumber air guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Terpaksa kita mengungsi nih, cari air,” ungkap warga lainnya.
Bagi masyarakat, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda. Gangguan pasokan selama beberapa hari dinilai cukup menyulitkan, terutama untuk kebutuhan mandi, mencuci, memasak, hingga keperluan rumah tangga lainnya.
Warga berharap Perumda Danum Benuanta segera melakukan pengecekan terhadap jaringan distribusi di kawasan tersebut dan memastikan penyebab aliran air yang belum normal.
Masyarakat juga berharap ada informasi yang jelas apabila terjadi gangguan teknis, sehingga pelanggan dapat mengetahui penyebab serta perkiraan waktu normalisasi aliran air.
Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh penjelasan resmi dari Perumda Air Minum Danum Benuanta Bulungan mengenai penyebab terganggunya aliran air di kawasan Jalan Rajawali maupun estimasi waktu pelayanan kembali normal.
(**)




