spot_img
More
    spot_img

    Biro Administrasi Pembangunan Kaltara Dorong Vendor Lokal Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

    WARTA, TANJUNG SELOR – Komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) untuk memperkuat ekonomi daerah melalui pemberdayaan pelaku usaha lokal mendapat dukungan penuh dari Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Kaltara. Kebijakan memprioritaskan vendor lokal dinilai menjadi langkah strategis agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

    Dukungan tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., yang meminta perusahaan besar maupun sektor industri mengutamakan penggunaan vendor lokal. Arahan itu disampaikan saat menutup Coffee Morning bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi vertikal di Aula Lantai I Kantor Gubernur Kaltara, Selasa (14/7/2026).

    Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Kaltara, Saiful Bachry, mengatakan keterlibatan vendor lokal bukan sekadar memberikan ruang bagi pelaku usaha daerah, tetapi juga menjadi strategi untuk memperkuat fondasi ekonomi Kalimantan Utara.

    “Keberadaan vendor lokal perlu terus didorong agar mampu menjadi bagian dari rantai pembangunan di Kalimantan Utara. Ketika pelaku usaha daerah memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk berpartisipasi, manfaat ekonomi akan lebih banyak dirasakan masyarakat karena perputaran usaha, penyerapan tenaga kerja, hingga penerimaan daerah dapat meningkat,” ujarnya, Rabu (15/7/2026).

    Menurut Saiful, Biro Administrasi Pembangunan memiliki peran mengoordinasikan, memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan pembangunan, termasuk mendorong tata kelola pengadaan barang dan jasa pemerintah yang efektif, transparan, dan akuntabel.

    Ia menilai pengadaan pemerintah tidak hanya berfungsi memenuhi kebutuhan pembangunan, tetapi juga dapat menjadi instrumen untuk memperkuat daya saing pelaku usaha lokal.

    “Pengadaan bukan hanya proses memenuhi kebutuhan pemerintah, tetapi juga dapat menjadi instrumen strategis untuk menggerakkan perekonomian daerah. Dengan tata kelola yang baik, pembangunan akan menghasilkan dampak yang lebih luas, baik terhadap peningkatan kapasitas pelaku usaha lokal maupun pertumbuhan ekonomi Kalimantan Utara secara berkelanjutan,” jelasnya.

    Baca Juga:  Penghargaan Nasional untuk Nunukan, Irwan Sabri: Bukti Kerja Kolektif Dukung Sektor Pangan

    Saiful menambahkan, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar semakin banyak vendor lokal mampu terlibat dalam berbagai proyek pembangunan di Kaltara.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU