spot_img
More
    spot_img

    Sekprov Kaltara Ajak Seluruh OPD Jadikan Pariwisata Mesin Baru Pendapatan Daerah

    WARTA, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus mencari strategi baru untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satunya dengan menjadikan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi baru melalui kolaborasi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pariwisata.

    Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., saat memimpin apel pagi di Lapangan Agathis, Senin (6/7).

    Dalam arahannya, Denny mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) belajar dari keberhasilan Kota Mojokerto, Jawa Timur, yang mampu mencatatkan pertumbuhan ekonomi sekitar 6 persen atau melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Timur sebesar 5,9 persen.

    Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan luas wilayah bukan menjadi penghalang bagi sebuah daerah untuk berkembang apabila mampu mengelola potensi yang dimiliki secara maksimal.

    Denny menjelaskan, meskipun hanya memiliki empat kecamatan, Mojokerto berhasil mengembangkan potensi wisata, khususnya wisata sejarah, sehingga menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah.

    “Keberhasilan daerah lain dapat menjadi pembelajaran bagi kita. Potensi yang dimiliki harus dipetakan dan dikembangkan secara bersama-sama,” ujarnya.

    Ia menilai Kalimantan Utara memiliki potensi wisata alam, budaya, sejarah, dan kawasan perbatasan yang tidak kalah menarik. Namun, potensi tersebut memerlukan perencanaan yang terintegrasi, promosi yang lebih masif, serta dukungan infrastruktur dan pelayanan yang baik agar mampu memberikan nilai tambah bagi daerah.

    Karena itu, Denny menegaskan bahwa pengembangan sektor pariwisata tidak dapat dibebankan hanya kepada Dinas Pariwisata. Seluruh OPD harus berkolaborasi sesuai tugas dan fungsinya, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas lingkungan, promosi, hingga penguatan ekonomi kreatif dan UMKM sebagai penunjang destinasi wisata.

    “Ini bisa menjadi contoh bagi Kaltara. Peningkatan PAD dari sektor pariwisata bukan hanya tanggung jawab Dinas Pariwisata, tetapi seluruh OPD harus berkolaborasi dan bersinergi untuk bersama-sama meningkatkannya,” tegasnya.

    Baca Juga:  Forum Lintas Perangkat Daerah: Proses Penting untuk Integrasi RPJMD Kaltara 2025 – 2029

    Ia optimistis, melalui sinergi lintas sektor, pariwisata dapat berkembang menjadi salah satu sumber PAD yang berkelanjutan sekaligus membuka lapangan kerja, meningkatkan kunjungan wisatawan, menggerakkan UMKM, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

    Bagi Denny, keberhasilan daerah lain menjadi inspirasi bahwa pembangunan ekonomi tidak selalu bertumpu pada sektor sumber daya alam. Dengan pengelolaan yang tepat, sektor pariwisata dapat menjadi mesin pertumbuhan baru yang memberikan manfaat luas bagi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Utara.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU