spot_img
More
    spot_img

    BPBD Kaltara Tetapkan Status Siaga 1 Sungai Kayan, Warga Bantaran Diminta Siap Evakuasi

    WARTA, TANJUNG SELOR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Utara menetapkan status Siaga 1 untuk wilayah bantaran Sungai Kayan, khususnya di kawasan Tanjung Selor dan sekitarnya, menyusul meningkatnya debit air akibat hujan lebat di wilayah hulu.

    Kepala Pelaksana BPBD Kalimantan Utara, Andi Amriampa melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Kaltara, Rony Haryanto mengatakan, kenaikan muka air Sungai Kayan dipicu curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah hulu sejak Senin sore (18/5/2026) hingga Selasa pagi (19/5/2026).

    “Curah hujan yang tinggi dan berlangsung lama menyebabkan debit air di hulu meningkat cepat dan mengalir ke hilir, sehingga terjadi kenaikan muka air Sungai Kayan di wilayah Tanjung Selor,” ujar Rony Haryanto.

    Berdasarkan hasil pemantauan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bulungan, kenaikan tinggi muka air (TMA) terpantau signifikan dan mulai menyebabkan genangan di sejumlah permukiman warga serta ruas jalan.

    “Meski kondisi hujan di wilayah hulu mulai reda, potensi banjir susulan masih tetap ada. Karena itu status Siaga 1 diberlakukan untuk wilayah bantaran Sungai Kayan,” katanya.

    BPBD Kaltara mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah bantaran sungai dan kawasan rendah, agar meningkatkan kewaspadaan dan bersiap melakukan evakuasi mandiri apabila debit air terus meningkat.

    Warga diminta segera mengamankan dokumen penting, surat berharga, dan barang elektronik ke tempat yang lebih tinggi apabila air mulai masuk ke permukiman.

    Selain itu, masyarakat juga diminta mengenali jalur evakuasi dan titik kumpul aman yang telah disepakati di lingkungan RT dan RW masing-masing.

    “Jika air sudah mencapai lutut orang dewasa atau arus mulai deras, warga diminta segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman dan lebih tinggi,” tegas Rony.

    Baca Juga:  Warga Resah Asap PT PRI: Air Hujan Berubah, Tanaman Mati, Kulit Gatal

    BPBD juga meminta masyarakat untuk sementara waktu menghindari aktivitas di sekitar Sungai Kayan, termasuk memancing maupun melintas di bantaran sungai karena arus air masih cukup kuat dan kondisi debit belum stabil.

    Dalam situasi ini, masyarakat diimbau hanya mengikuti informasi resmi dari BPBD Kabupaten Bulungan, pemerintah kecamatan, kelurahan, desa, maupun Pusdalops PB Kaltara guna menghindari informasi hoaks yang belum terverifikasi.

    “Jika ada kenaikan air secara cepat atau warga membutuhkan bantuan evakuasi, segera laporkan ke petugas,” ujarnya.

    Adapun layanan yang dapat dihubungi masyarakat antara lain BPBD Kabupaten Bulungan melalui Nazamudin di nomor 0812-5768-1592, Pusdalops PB Kaltara di 0811-5379-995, atau layanan darurat 112.

    Saat ini tim TRC BPBD masih berada di lapangan untuk melakukan pemantauan tinggi muka air dan pendataan dampak banjir. BPBD memastikan perkembangan situasi akan terus diperbarui sesuai kondisi terkini di lapangan.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU