WARTA, NUNUKAN – Dinas Perikanan Kabupaten Nunukan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Nunukan terus memperkuat kualitas data ekonomi daerah melalui rapat penyusunan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Triwulan I Tahun 2026.
Kegiatan yang digelar di ruang rapat Dinas Perikanan Nunukan, Kamis (7/5/2026), itu menjadi bagian dari proses verifikasi dan sinkronisasi data guna memastikan indikator ekonomi daerah tersusun secara akurat dan komprehensif.
Rapat dipimpin oleh Herman dan berlangsung dalam suasana aktif serta konstruktif bersama jajaran perangkat daerah terkait.
Dalam pertemuan tersebut, BPS bersama Dinas Perikanan membahas berbagai fenomena ekonomi yang memengaruhi penyusunan PDRB, khususnya pada sektor perikanan yang selama ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian Kabupaten Nunukan.
Pihak BPS menekankan pentingnya akurasi dan kelengkapan data sebagai dasar dalam menghasilkan statistik ekonomi yang kredibel dan dapat digunakan sebagai acuan pembangunan daerah.
Data yang dihimpun tidak hanya menggambarkan kondisi ekonomi riil di lapangan, tetapi juga menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Dalam rapat itu, Dinas Perikanan Nunukan turut memaparkan sejumlah perkembangan sektor perikanan selama Triwulan I Tahun 2026, mulai dari produksi perikanan tangkap dan budidaya, kondisi cuaca yang memengaruhi aktivitas nelayan, distribusi hasil perikanan, hingga dinamika harga komoditas perikanan di daerah.
Pembahasan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh data sektoral yang digunakan dalam penyusunan PDRB benar-benar sesuai dengan kondisi aktual di lapangan.
Melalui koordinasi dan sinkronisasi data ini, pemerintah daerah berharap terbangun sinergi yang kuat antara BPS dan perangkat daerah dalam menghadirkan data statistik yang valid, terpercaya, dan mampu menggambarkan kondisi ekonomi Kabupaten Nunukan secara menyeluruh.
Hasil penyusunan PDRB nantinya diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi sekaligus perencanaan pembangunan daerah yang lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan.




