WARTA, NUNUKAN – Komitmen mendengar langsung kebutuhan petani ditunjukkan Bupati Nunukan, Irwan Sabri, saat mengunjungi kebun melon dan jagung di wilayah Sungai Lancang hingga Mansapa, Sabtu (25/4).
Kunjungan diawali di kebun melon milik warga di Sungai Lancang, Kelurahan Tanjung Harapan. Di lokasi ini, Bupati bahkan sempat mencicipi langsung hasil panen.
“Wah, manis sekali ini melonnya,” ujarnya spontan, mengapresiasi kualitas buah lokal yang dinilai memiliki potensi besar di pasar.
Dalam dialog bersama petani, terungkap bahwa pemasaran melon saat ini relatif lancar. Hasil panen tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar di Nunukan, tetapi juga didistribusikan ke Sebatik hingga Tarakan.
Meski demikian, para petani menyampaikan kendala utama pada akses infrastruktur. Mereka berharap adanya pembukaan jalan dari area kebun menuju jalan utama agar distribusi hasil panen lebih efisien.
Menanggapi hal tersebut, Bupati menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi tersebut sebagai bagian dari upaya mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian.
Selain itu, melihat potensi hortikultura yang menjanjikan, ia juga mendorong agar produk buah lokal dapat masuk dalam rantai pasok kebutuhan program MBG (Makan Bergizi Gratis) di Nunukan.
“Buah dari petani kita ini seharusnya bisa ikut memenuhi kebutuhan itu. Nanti akan kita coba koordinasikan,” katanya.
Usai dari Sungai Lancang, Bupati melanjutkan kunjungan ke kebun jagung di Kelurahan Mansapa. Di sana, ia kembali memberikan apresiasi atas kerja keras petani yang terus menjaga produktivitas pertanian.
Ia berharap hasil panen jagung dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi kesejahteraan petani.
Kunjungan ini juga diisi dengan diskusi hangat bersama petani, penyuluh, kelompok tani, brigade pangan, jajaran Dinas Pertanian, Bulog, hingga Babinkamtibmas. Berbagai aspirasi dan kebutuhan petani dicatat langsung untuk menjadi bahan tindak lanjut pemerintah daerah.
Melalui kunjungan ini, Pemkab Nunukan menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah petani, tidak hanya melihat potensi, tetapi juga mendengar dan mencari solusi atas berbagai tantangan di lapangan.




