spot_img
More
    spot_img

    Semangat Baru Usai Lebaran, Sekprov Kaltara Tekankan Disiplin dan Keikhlasan ASN

    WARTA, TANJUNG SELOR – Momentum pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Utara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., untuk menyalakan kembali semangat kerja aparatur. Ia memimpin langsung apel perdana di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara yang digelar di Lapangan Agatis, Senin (30/3).

    Apel tersebut diikuti oleh staf ahli gubernur, para asisten, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga pegawai non-ASN. Suasana apel terasa hangat sekaligus penuh makna, seiring semangat kebersamaan usai menjalani bulan suci Ramadan.

    Dalam arahannya, Sekprov Denny membuka sambutan dengan ucapan Idulfitri kepada seluruh peserta apel.
    “Selamat Hari Raya Idulfitri, minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.

    Ia juga mendoakan agar seluruh pegawai yang telah menjalankan ibadah puasa mendapatkan ampunan serta keberkahan dari Allah SWT.

    Lebih dari sekadar seremoni, apel perdana ini menjadi titik awal untuk membangun kembali ritme kerja yang lebih baik. Denny menegaskan pentingnya meningkatkan kedisiplinan, terutama dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

    “Pasca-Lebaran ini harus menjadi energi baru bagi kita semua untuk bekerja lebih disiplin, lebih fokus, dan lebih tulus dalam melayani masyarakat,” tegasnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Denny turut menyinggung kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang telah diterapkan kurang dari satu bulan terakhir. Menurutnya, kebijakan tersebut menunjukkan hasil positif, khususnya dalam efisiensi penggunaan energi listrik di lingkungan kerja.

    “Saya mengapresiasi seluruh jajaran yang telah menjalankan WFA dengan baik. Ini bukti bahwa kita bisa beradaptasi sekaligus tetap produktif,” ujarnya.

    Menutup arahannya, Denny mengingatkan agar nilai-nilai yang telah ditempa selama Ramadan tidak ditinggalkan begitu saja. Ia menekankan pentingnya menjaga keikhlasan, kesabaran, dan kebiasaan baik yang telah dibangun selama sebulan penuh.

    Baca Juga:  DPRD Kaltara Tekankan Investor Wajib Serap Tenaga Kerja Lokal

    Menurutnya, kemampuan untuk saling memaafkan memang terlihat sederhana, namun membutuhkan ketulusan hati untuk benar-benar dijalankan dalam kehidupan sehari-hari.

    “Harapan saya, kebiasaan baik selama Ramadan tidak berhenti di bulan ini saja. Tapi terus terbawa dan menjadi bagian dari kehidupan kita di sebelas bulan berikutnya, bahkan seterusnya,” pungkasnya.

    Dengan semangat baru usai Lebaran, Pemprov Kaltara diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin prima, profesional, dan berintegritas.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU