WARTA, TANJUNG SELOR – Pemerintah daerah diminta tidak hanya mengandalkan kebijakan pemangkasan anggaran untuk menghadapi tantangan fiskal. Optimalisasi sumber-sumber pendapatan baru dinilai menjadi langkah penting agar pembangunan daerah tetap berjalan.
Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kalimantan Utara (Kaltara) dari Partai Demokrat, Ruman Tumbo, yang mendorong pemerintah daerah lebih serius memaksimalkan potensi sektor sumber daya alam (SDA) yang melimpah di wilayah Kaltara.
Menurutnya, strategi efisiensi anggaran memang diperlukan, namun tidak cukup untuk menjawab tekanan fiskal yang dihadapi daerah. Pemerintah juga harus aktif menggali peluang peningkatan pendapatan daerah dari sektor-sektor potensial.
“Pemerintah jangan hanya terpaku pada kebijakan pemangkasan anggaran. Harus ada langkah yang lebih agresif untuk mencari sumber pendapatan baru, terutama dari sektor sumber daya alam yang potensinya masih sangat besar di Kaltara,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).
Ruman menilai aktivitas ekonomi di sektor SDA sebenarnya cukup tinggi. Salah satu contohnya adalah lalu lintas kapal pengangkut batu bara yang cukup padat di perairan Kalimantan Utara.
Namun, menurutnya, aktivitas tersebut belum sepenuhnya memberikan dampak signifikan bagi peningkatan pendapatan daerah maupun kesejahteraan masyarakat.
Ia menilai pemerintah perlu melakukan pengelolaan yang lebih optimal agar aktivitas ekonomi yang berlangsung di wilayah Kaltara dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi daerah.
“Hilirmudik kapal pengangkut batu bara di perairan kita cukup tinggi. Ini harus menjadi perhatian pemerintah agar potensi ekonomi yang ada benar-benar memberi manfaat bagi daerah dan masyarakat,” tegasnya.
Ruman berharap pengelolaan potensi SDA yang lebih maksimal dapat memperkuat ketahanan fiskal daerah sekaligus mendorong pembangunan yang lebih merata di Kalimantan Utara.




