spot_img
More
    spot_img

    Terobosan Literasi di Kaltara: DPK Bakal Gandeng Raksasa Industri Lewat Sinergi CSR

    WARTA, TANJUNG SELOR – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kalimantan Utara sedang menyiapkan langkah besar untuk “naik kelas”. Tak hanya mengandalkan anggaran pemerintah, DPK Kaltara kini membidik kolaborasi strategis dengan sektor swasta untuk menyulap wajah literasi di Bumi Taka.

    ​Kepala DPK Kaltara, Ilham Zain, mengonfirmasi bahwa pihaknya akan segera mengundang berbagai perusahaan di Kalimantan Utara untuk duduk bersama dalam sebuah forum diskusi. Agendanya jelas: mengonversi program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan menjadi aksi nyata bagi dunia pendidikan dan literasi.

    Inovasi Lewat Kolaborasi Swasta

    ​Ilham menekankan bahwa sinergi ini bukan sekadar bantuan satu arah, melainkan kemitraan yang saling menguntungkan (win-win solution). Perusahaan dapat memenuhi tanggung jawab sosialnya, sementara masyarakat mendapatkan akses literasi yang lebih mumpuni.

    ​Beberapa poin kolaborasi yang dibidik antara lain:

      • Modernisasi Fasilitas: Pembangunan area baca ramah anak yang lebih interaktif.
      • Digitalisasi: Pengembangan platform perpustakaan digital untuk menjangkau pelosok.
      • Mobilitas: Pengadaan unit perpustakaan keliling baru guna menembus batas wilayah.
      • Update Koleksi: Donasi buku-buku berkualitas dan bahan pustaka terkini.

    ​”Bentuknya bisa beragam, mulai dari infrastruktur hingga kegiatan edukatif. Ini akan memperkuat citra positif perusahaan di mata masyarakat sekaligus membangun SDM Kaltara yang lebih cerdas,” ujar Ilham dalam rapat staf, Kamis (12/2).

    Benahi “Rumah Sendiri”: Dari Kerja Bakti hingga Kebun Obat

    ​Sambil menjemput bola ke pihak swasta, DPK Kaltara juga gencar melakukan pembenahan internal. Berdasarkan kesepakatan rapat staf, seluruh pegawai berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang lebih segar dan produktif melalui dua aksi utama:

        1. Gebrakan Kebersihan: Aksi bersih-bersih kantor kini ditingkatkan menjadi dua kali sepekan. Tujuannya bukan sekadar kerapian, tapi juga memupuk kekompakan antarpegawai.
        2. Kantor Berbasis Hijau (TOGA): Memanfaatkan lahan kantor untuk menanam Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Jahe, kunyit, sereh, hingga lidah buaya akan menghiasi sudut kantor.
    Baca Juga:  Hujan Lebat Picu Banjir, BPBD Nunukan Bergerak Cepat Lakukan Penanganan

    ​”Program ini bukan hanya soal estetika atau kualitas udara yang lebih bersih, tapi tentang menciptakan ruang hijau yang asri agar pelayanan kepada masyarakat juga semakin maksimal,” tambah Ilham.

    Analisis Singkat: Langkah DPK Kaltara ini menunjukkan adaptivitas instansi pemerintah dalam mencari sumber daya alternatif guna mempercepat indeks literasi di Kalimantan Utara.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU