WARTA, TANJUNG SELOR — Asa masyarakat Kalimantan Utara untuk kembali menikmati penerbangan langsung ke luar negeri kian mendekati kenyataan. Bandara Juwata Tarakan yang telah kembali menyandang status bandara internasional kini memasuki tahap akhir persiapan pembukaan rute penerbangan lintas negara.
Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Utara, Idham Chalid Darmawan, menyampaikan bahwa meski status internasional telah aktif, operasional penerbangan luar negeri tidak bisa dibuka secara instan. Sejumlah persyaratan administrasi dan teknis masih harus dirampungkan, terutama rekomendasi dari instansi vertikal pusat.
“Semua unsur harus siap, mulai dari Imigrasi, Kemenhub, Karantina Kesehatan, BKI, hingga Bea Cukai. Saat ini yang masih berproses adalah tahapan dari Bea Cukai,” ungkap Idham, Jumat (12/12/2025).
Ia menjelaskan, pemeriksaan ulang menjadi keharusan mengingat layanan internasional di Bandara Juwata sempat tidak aktif selama beberapa tahun. Sejumlah fasilitas dan peralatan pendukung perlu dipastikan kembali memenuhi standar operasional.
Untuk tahap awal, Pemprov Kaltara memprioritaskan rute yang selama ini memiliki permintaan tinggi, yakni Tarakan–Tawau dan Tarakan–Kota Kinabalu di Malaysia. Setelah itu, pengembangan rute akan diarahkan ke Tawi-Tawi, Filipina.
Menurut Idham, dibukanya kembali jalur internasional tidak hanya menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat, tetapi juga membawa dampak besar bagi sektor ekonomi daerah, khususnya ekspor komoditas unggulan Kaltara.
“Selama ini barang ekspor kita harus transit lewat daerah lain, jalurnya panjang dan biayanya tinggi. Ke depan, kita ingin komoditas Kaltara bisa langsung keluar dari daerah sendiri,” jelasnya.
Terkait operator penerbangan, Idham mengakui saat ini belum ada maskapai yang dapat langsung beroperasi karena izin internasional masih dalam proses. Namun, Pemprov Kaltara telah menjalin komunikasi intensif dengan sejumlah maskapai yang menunjukkan ketertarikan.
“Ada Eresia dan Air Borneo. Keduanya sudah kami jajaki dan responnya cukup positif,” ujarnya.
Ia berharap seluruh tahapan perizinan dapat segera tuntas agar pembukaan rute internasional Bandara Juwata Tarakan bisa segera direalisasikan. “Begitu semua persyaratan lengkap, maskapai bisa langsung masuk. Ini yang sedang kita kejar,” pungkasnya.




