WARTA, TANJUNG SELOR — Proyek pemeliharaan Jalan Lingkar Krayan Segmen II kembali menjadi fokus pemantauan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Biro Administrasi Pembangunan (Adpem) Kaltara menaruh perhatian serius terhadap progres pekerjaan, mengingat proyek ini masuk dalam daftar kegiatan strategis yang ditarget rampung pada akhir Desember 2025.
Kepala Biro Administrasi Pembangunan Pemprov Kaltara, Sapi’i, menyampaikan bahwa pihaknya bersama Dinas PUPR-Perkim telah menurunkan tim untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan kualitas pekerjaan dan kesesuaian progres dengan waktu yang tersisa.
“Seharusnya Wakil Gubernur yang melakukan peninjauan langsung awal pekan lalu, namun karena ada agenda mendadak, kunjungan beliau harus ditunda. Untuk memastikan monitoring tetap berjalan, kami sudah mengutus tim teknis ke lokasi,” ujar Sapi’i, Minggu (23/11/2025).
Ia menambahkan, pihaknya kini menunggu laporan lengkap dari tim terkait kondisi dan perkembangan pengerjaan di lapangan. Laporan tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan langkah evaluasi maupun percepatan.
“Laporan tim sangat penting untuk memastikan apakah progresnya sesuai rencana. Kita ingin pekerjaan ini selesai tepat waktu, karena jalan lingkar Krayan memiliki peran vital bagi mobilitas masyarakat dan konektivitas antarwilayah,” jelasnya.
Sapi’i juga menegaskan bahwa proyek ini mendapat perhatian yang sama besar seperti sejumlah proyek strategis lainnya yang belakangan dipantau pemerintah daerah, termasuk peningkatan Jalan Trans Kalimantan–Tideng Pale.
Dengan sisa waktu pengerjaan yang semakin sempit, Pemprov Kaltara mendorong seluruh pihak terkait agar mempercepat pekerjaan tanpa mengabaikan standar kualitas dan keselamatan konstruksi.
“Prinsipnya, kita ingin seluruh proyek infrastruktur yang ditarget selesai tahun ini benar-benar dapat digunakan masyarakat dengan baik,” pungkasnya.




