spot_img
More
    spot_img

    BKD Kaltara Gelar Ujian Dinas dan UPKP, 142 ASN Ikut Secara Langsung

    WARTA, TANJUNG SELOR – Sebanyak 142 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mengikuti Ujian Dinas dan Ujian Penyesuaian Kenaikan Pangkat (UPKP) yang digelar oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kaltara, Kamis (30/10/2025), di Kantor Gubernur Kaltara.

    Pelaksanaan ujian ini menjadi tindak lanjut dari kegiatan pembekalan yang sebelumnya digelar pada 23 Oktober lalu. Tahun ini menjadi momen bersejarah karena ujian dilaksanakan langsung oleh BKD Provinsi, setelah sebelumnya sebagian besar kegiatan serupa digelar di tingkat kabupaten/kota.

    Plt Kepala BKD Kaltara, Andi Amriampa, menjelaskan bahwa ujian ini merupakan bagian penting dari sistem pengembangan karier ASN yang berbasis kompetensi dan merit system.

    “Alhamdulillah pelaksanaan ujian berjalan lancar dan diikuti dengan antusias. Dari total peserta, sebanyak 96 ASN mengikuti Ujian Dinas dan 50 ASN mengikuti UPKP,” ujar Andi.

    Dari jumlah peserta Ujian Dinas, 95 orang hadir dan 1 orang tidak hadir. Sementara itu, 94 peserta dinyatakan memenuhi passing grade (PG) dan 1 orang belum memenuhi PG.
    Sedangkan untuk peserta UPKP sebanyak 50 ASN, seluruhnya hadir dan mengikuti proses seleksi dengan tertib. Dari total peserta UPKP, sebanyak 47 orang berlatar belakang pendidikan S1 dan S2 menjalani tahapan wawancara, sedangkan 3 peserta dari jenjang SMA tidak diwawancarai karena format ujian berbeda.

    “Hampir semua peserta hadir dan mengikuti tahapan ujian dengan baik. Ini menunjukkan semangat ASN kita untuk terus berkembang dan memperjuangkan peningkatan kariernya,” tambah Andi.

    Andi Amriampa juga menekankan bahwa ujian dinas dan UPKP bukan sekadar tahapan administratif, melainkan bagian dari proses peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur di Kalimantan Utara.

    “Ujian ini adalah bentuk komitmen pemerintah provinsi untuk memastikan ASN kita memiliki kompetensi, profesionalisme, dan integritas yang kuat. Kenaikan pangkat bukan hak otomatis, tetapi penghargaan atas prestasi dan kemampuan,” tegasnya.

    Baca Juga:  Muh Yasin Terpilih Jadi Ketua KONI Nunukan, Siap Genjot Prestasi Atlet Daerah

    Ia juga menyoroti pentingnya penerapan sistem merit (merit system) dalam manajemen ASN di lingkungan Pemprov Kaltara. Dengan sistem tersebut, setiap jenjang karier ASN akan diukur berdasarkan kinerja, kapasitas, dan komitmen terhadap pelayanan publik.
    “Kita ingin mencetak ASN yang berintegritas, berorientasi pelayanan, dan siap menghadapi tantangan birokrasi modern. Ujian ini menjadi salah satu langkah konkret untuk mewujudkannya,” kata Andi.
    Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa keberhasilan pelaksanaan ujian kali ini akan menjadi dasar untuk menjadikannya agenda rutin tahunan menyesuaikan kebutuhan ASN di lingkungan Pemprov.
    “Banyak ASN yang sebelumnya harus ikut ujian di kabupaten lain. Tahun ini kita fasilitasi langsung di provinsi agar lebih efisien dan terjangkau,” pungkasnya.
    Dengan hasil ujian yang menunjukkan tingkat kehadiran dan kelulusan tinggi, BKD Kaltara menilai pelaksanaan kali ini menjadi indikator positif dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur di Kalimantan Utara.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU