WARTA, TANJUNG SELOR — Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hummembuka acara Silaturahmi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dan ramah tamah dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kaltara yang baru, Yudi Indra Gunawan, S.H., M.H, di Ruang Pertemuan Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara, Senin (27/10/2025).
Dalam kesempatan itu, Gubernur Zainal menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Kajati Kaltara yang baru dilantik.
“Selamat bergabung di Bumi Benuanta. Semoga Bapak dapat beradaptasi dan bersinergi bersama dalam membangun Kalimantan Utara agar semakin maju, makmur, dan berkelanjutan,” ujar Gubernur Zainal.
Ia menegaskan bahwa kegiatan silaturahmi Forkopimda bukan sekadar pertemuan seremonial, melainkan wadah komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi strategis dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat di wilayah perbatasan.
“Kehadiran Forkopimda di tengah masyarakat menjadi bukti nyata bahwa negara hadir dalam setiap persoalan yang dihadapi rakyatnya,” tegasnya.
Menurut Gubernur, sinergi Forkopimda Kaltara selama ini telah terbukti efektif dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mendukung berbagai agenda strategis pembangunan.
“Kolaborasi dan sinergi ini harus terus kita jaga. Mari kita bekerja dengan semangat kebersamaan, menjalin komunikasi yang efektif, serta menyatukan visi dan misi dalam mendukung pembangunan daerah serta kebijakan nasional, termasuk Asta Cita Presiden Prabowo,” tutur Zainal.
Ia juga menyampaikan rasa syukur karena di tengah keberagaman etnis, budaya, dan agama, situasi Kaltara tetap kondusif. Kondisi tersebut, lanjutnya, menjadi modal penting dalam menjaga iklim investasi dan kelancaran roda pemerintahan di provinsi termuda di Indonesia ini.
Menutup sambutannya, Gubernur mengingatkan bahwa tantangan ke depan akan semakin kompleks, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun keamanan di wilayah perbatasan.
“Momentum kebersamaan ini harus kita jaga. Tingkatkan koordinasi lintas sektor, berbagi informasi, dan perkuat kolaborasi antar lembaga agar setiap kebijakan yang diambil selalu berpihak kepada kepentingan masyarakat,” pungkasnya.




