WARTA, TANJUNG SELOR – Minat masyarakat terhadap layanan perpustakaan keliling di Kalimantan Utara terus meningkat. Untuk menjawab tingginya kebutuhan tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kalimantan Utara berencana menambah armada perpustakaan keliling sebagai upaya memperluas akses literasi hingga ke wilayah pelosok.
Kepala DPK Kaltara, Ilham Zain, mengungkapkan saat ini pihaknya baru memiliki satu unit perpustakaan keliling yang aktif melayani masyarakat. Namun ke depan, jumlah armada tersebut ditargetkan bertambah menjadi tiga unit agar jangkauan layanan semakin luas.
“Saat ini kami memiliki satu unit perpustakaan keliling. Ke depan targetnya tiga unit karena kebutuhan masyarakat terhadap layanan ini cukup tinggi,” kata Ilham.
Menurutnya, perpustakaan keliling tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyedia bahan bacaan, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan budaya literasi masyarakat, khususnya di daerah yang belum memiliki akses perpustakaan yang memadai.
Salah satu wilayah yang rutin mendapatkan layanan perpustakaan keliling adalah Kecamatan Sei Manggaris, Kabupaten Nunukan. Kehadiran layanan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat maupun kalangan pelajar.
“Permintaan cukup banyak, terutama dari sekolah-sekolah tingkat SMA. Mereka sangat antusias ketika perpustakaan keliling datang,” ujarnya.
Ilham menjelaskan, idealnya setiap kabupaten dan kota di Kalimantan Utara memiliki minimal satu unit perpustakaan keliling. Dengan demikian, pelayanan literasi dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk yang berada di wilayah terpencil dan perbatasan.
Ia menegaskan bahwa peningkatan literasi merupakan salah satu fondasi penting dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Negara-negara maju di Eropa, kata dia, bahkan telah menempatkan literasi sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.
“Untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, literasi harus menjadi perhatian bersama. Di banyak negara maju, literasi dipandang sebagai investasi karena berdampak langsung terhadap kualitas sumber daya manusia,” jelasnya.
Karena itu, DPK Kaltara terus berupaya memperkuat layanan perpustakaan keliling sebagai sarana edukasi yang dekat dengan masyarakat. Selain menyediakan akses bacaan, kehadiran perpustakaan keliling juga diharapkan mampu menumbuhkan minat baca, memperluas wawasan, serta membangun budaya belajar di berbagai lapisan masyarakat.
“Peran perpustakaan keliling sangat besar dalam meningkatkan literasi. Karena itu kami berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan ini agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kaltara,” pungkasnya.




