WARTA, NUNUKAN — Pemerintah Kabupaten Nunukan terus berupaya meningkatkan kapasitas aparatur di bidang pengadaan barang dan jasa. Melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah, Pemkab Nunukan menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) “Teknik Negosiasi dalam E-Purchasing bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pengadaan” yang berlangsung selama dua hari, 16–17 Oktober 2025, di Kantor Bupati Nunukan.
Kegiatan ini menghadirkan Khalid Mustafa, Direktur Firma KM & Partners, yang dikenal sebagai pakar nasional di bidang pengadaan barang/jasa pemerintah. Dalam materinya, Khalid menegaskan bahwa kemampuan negosiasi menjadi keterampilan penting dalam proses E-Purchasing melalui Katalog Elektronik Versi 6 (Inaproc).
“Negosiasi yang efektif bukan hanya soal harga, tetapi bagaimana memastikan proses pengadaan berjalan efisien, transparan, dan akuntabel sesuai prinsip good governance,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pengadaan, serta perwakilan perangkat daerah yang mengikuti setiap sesi diskusi. Melalui pelatihan ini, mereka diharapkan memahami strategi negosiasi digital yang sesuai dengan regulasi terbaru dan praktik terbaik dalam sistem pengadaan elektronik pemerintah.
Perwakilan dari Setda-PBJ Kabupaten Nunukan menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam meningkatkan profesionalisme dan kompetensi aparatur, seiring dengan penerapan Katalog Elektronik Versi 6 di seluruh perangkat daerah.
“Kami ingin memastikan seluruh proses pengadaan berjalan efektif dan memberikan nilai manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Nunukan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan berorientasi hasil, sekaligus mendorong pengadaan barang/jasa yang modern, transparan, dan berbasis digital.(Hyt/REDAKSI)




