WARTA, NUNUKAN – Pelajar dinilai memiliki peran strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas. Karena itu, puluhan pelajar SMA dan SMK di Kabupaten Nunukan dibekali edukasi keselamatan melalui kegiatan Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Kegiatan bertema “Pelajar Cerdas, Taat Berlalu Lintas” ini diikuti oleh 40 peserta dan melibatkan Satlantas Polres Nunukan serta Dinas Perhubungan sebagai pemateri.
Kepala Bidang Lalu Lintas Darat Dishub Kaltara, Desi Witasari, mengatakan pemilihan pelajar sebagai sasaran sosialisasi dilakukan secara sengaja. Selain rentan terlibat kecelakaan, pelajar juga memiliki potensi besar menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya.
“Pelajar bisa menjadi contoh dan pelopor keselamatan berlalu lintas, baik di sekolah, keluarga, maupun di masyarakat,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta dibekali pengetahuan mengenai etika berkendara, pentingnya mematuhi rambu lalu lintas, serta konsekuensi hukum dan dampak kecelakaan akibat pelanggaran.
Melalui pembinaan ini, Dishub Kaltara berharap kesadaran berlalu lintas dapat tumbuh sejak usia dini dan membentuk karakter disiplin generasi muda.
“Jika kesadaran itu sudah terbentuk, maka lalu lintas yang aman dan tertib akan menjadi budaya bersama,” pungkas Desi Witasari.




