Sekretariat FKUB Jadi Ruang Terbuka untuk Berbagai Agama
Dalam diskusi, terungkap bahwa penyuluh agama Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha hingga Khonghucu berkantor dan beraktivitas bersama di sekretariat. Mereka bebas menggunakan fasilitas ruangan untuk kegiatan internal, ibadah tertentu yang bersifat fleksibel, hingga aktivitas sosial.
Kegiatan keagamaan sifatnya disesuaikan masing-masing pemeluk agama, namun ruang kerukunan tersebut tetap bisa dimanfaatkan bersama.
Aktif di Media Sosial dan Kampanye Kerukunan
FKUB Nunukan juga aktif melakukan kampanye kerukunan melalui media sosial. Beberapa platform seperti Facebook dan WhatsApp digunakan untuk menyebarkan informasi kegiatan maupun pesan moderasi beragama.
Tim penilai menilai aktivitas digital FKUB perlu terus dioptimalkan untuk memperkuat eksistensi dan jangkauan edukasi publik.




