spot_img
More
    spot_img

    Gubernur Zainal Tawarkan Proyek Strategis Kaltara kepada Investor Singapura, Bandara dan PLTS Jadi Prioritas

    WARTA, JIMBARAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperluas jejaring investasi internasional guna mempercepat pembangunan daerah. Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menawarkan berbagai peluang investasi strategis kepada perusahaan asal Singapura, Jo-An Group PTE LTD, yang memiliki pengalaman di sektor energi, infrastruktur, dan industri.

    Pertemuan bisnis yang berlangsung di Platinum Hotel Jimbaran, Bali, Jumat (17/7), dihadiri langsung Presiden Jo-An Group Peter Tan Chong Yew beserta jajaran manajemen dan tim teknis. Turut mendampingi Gubernur, Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltara, Rahman Putrayani.

    Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Zainal memaparkan berbagai potensi unggulan Kaltara yang dinilai siap dikembangkan melalui investasi, mulai dari sektor infrastruktur, energi dan energi terbarukan, layanan kesehatan, hingga industri berbasis sumber daya alam seperti perikanan, peternakan, perkebunan, dan pariwisata.

    Salah satu proyek yang menjadi perhatian utama adalah rencana pembangunan bandara baru yang akan menopang aktivitas Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) di Tanah Kuning–Mangkupadi.

    “Bandara ini diproyeksikan untuk mendukung distribusi logistik dan mobilitas tenaga kerja menuju kawasan industri di Tanah Kuning–Mangkupadi. Ke depan, bandara ini juga diharapkan dapat melayani keberangkatan jamaah haji dari Kalimantan Utara,” ujar Gubernur Zainal.

    Selain infrastruktur transportasi, Pemprov Kaltara juga menawarkan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai bagian dari strategi transisi energi bersih. Menurut Gubernur, potensi energi surya di Kaltara tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga memiliki prospek pasar lintas negara.

    “PLTS di Kaltara memiliki peluang untuk memasok kebutuhan listrik hingga ke Malaysia dan Brunei Darussalam,” katanya.

    Jo-An Group PTE LTD dikenal sebagai perusahaan yang bergerak di bidang bahan bakar, minyak dan gas, mineral, jasa konstruksi, serta penyedia peralatan industri. Dengan pengalaman tersebut, perusahaan dinilai memiliki kapasitas untuk berkontribusi dalam pengembangan berbagai proyek strategis di Kalimantan Utara.

    Baca Juga:  TP PKK Kabupaten Nunukan Gelar Evaluasi 10 Program Pokok PKK di Kecamatan Sebuku

    Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk melanjutkan pembahasan pada tahap teknis, khususnya terkait rencana investasi pembangunan bandara dan pengembangan PLTS.

    Melalui penjajakan ini, Pemprov Kaltara berharap semakin banyak investor global yang tertarik menanamkan modal di Bumi Benuanta. Investasi tersebut diharapkan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur, memperkuat ketahanan energi, membuka lapangan kerja baru, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU