WARTA, NUNUKAN — Bupati Nunukan H. Irwan Sabri kembali melakukan rangkaian peninjauan lapangan terhadap sejumlah proyek strategis di wilayah perbatasan. Dalam kunjungan maraton pada Jumat (5/12/25), Irwan menyambangi Kecamatan Seimenggaris, Tulin Onsoi, dan Sebuku untuk memastikan progress pembangunan berjalan sesuai target.
Fokus Infrastruktur di Seimenggaris
Agenda dimulai dari Kecamatan Seimenggaris, tepatnya pengecekan rekonstruksi jalan di Desa Sekadayun Taka. Ruas ini sebelumnya menjadi keluhan utama masyarakat karena kerusakannya menghambat mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian.
“Perbaikan akses ini sangat vital bagi aktivitas ekonomi warga,” ujar Bupati saat berdialog dengan masyarakat setempat.
Dorong Pemerataan Pendidikan di Tulin Onsoi
Rombongan lalu melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Tulin Onsoi yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Irwan meninjau pembangunan ruang kelas baru SDN 01 Filial serta rumah dinas guru di SDN 001 Filial Tulin Onsoi. Keduanya merupakan proyek prioritas untuk memperkuat pemerataan layanan pendidikan di daerah terpencil.
Bupati juga mengunjungi Puskesmas Sanur guna memastikan rehabilitasi gedung IGD berjalan lancar. Tak hanya itu, rekonstruksi jalan di kawasan SP1, SP2, dan SP3 juga menjadi perhatian, mengingat wilayah ini kerap terisolasi ketika musim hujan.
Pastikan Layanan Dasar di Sebuku
Dari Tulin Onsoi, rombongan menuju Kecamatan Sebuku. Bupati meninjau pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) untuk Rumah Sakit Pratama Sebuku, pembangunan ruang kelas baru di SDN 003 Kunyit, serta beberapa proyek fisik lainnya.
Setiap lokasi yang dikunjungi, Irwan menerima laporan lengkap terkait progres pekerjaan dan tantangan teknis yang perlu segera diatasi.
Komitmen Percepat Pembangunan Perbatasan
Menurut Irwan, peninjauan rutin seperti ini merupakan komitmen Pemkab Nunukan untuk mempercepat pembangunan terutama di wilayah perbatasan yang selama ini tertinggal dalam akses layanan publik.
“Kita ingin memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Pemkab Nunukan menegaskan bahwa monitoring secara berkala akan terus dilakukan untuk menjaga kualitas pekerjaan dan memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.




