WARTA, TANJUNG SELOR – Kabar menarik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar, mahasiswa hingga masyarakat umum di Kalimantan Utara (Kaltara). Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) resmi membuka Lomba Inovasi Daerah Tahun 2026 dengan total hadiah mencapai Rp130 juta.
Mengusung tema “Solusi untuk Daerah Berbasis Potensi Lokal Menuju Ekonomi Kalimantan Utara yang Inklusif, Tangguh dan Berdaya Saing”, kompetisi ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan gagasan kreatif sekaligus menawarkan solusi atas berbagai persoalan pembangunan di daerah.
Melalui semangat “Inovasi Kuat, Kaltara Hebat!”, Bapperida Kaltara ingin membangun ekosistem inovasi yang semakin terbuka dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Tak hanya mencari inovasi yang telah berjalan, lomba ini juga membuka kesempatan bagi peserta yang memiliki gagasan atau ide baru yang berpotensi memberikan manfaat bagi Kaltara.
Lima Kategori, Terbuka untuk Berbagai Kalangan
Lomba Inovasi Daerah 2026 dibuka dalam lima kategori, yakni ASN Provinsi, ASN Kabupaten/Kota, Masyarakat Umum, Pelajar/Mahasiswa, serta Ide Inovatif.
Masing-masing kategori menyediakan total hadiah senilai Rp25 juta. Juara I akan memperoleh Rp10 juta, Juara II Rp7,5 juta dan Juara III Rp5 juta. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Juara Harapan I hingga IV.
Para pemenang tidak hanya membawa pulang hadiah uang tunai, tetapi juga akan mendapatkan piagam penghargaan, trofi dan merchandise.
Untuk menjaga kualitas penilaian, Bapperida Kaltara melibatkan sejumlah lembaga dan pihak yang berkompeten sebagai dewan juri. Di antaranya berasal dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Lembaga Administrasi Negara (LAN), Bank Indonesia (BI) hingga praktisi inovasi daerah.
Pelaksanaan lomba juga mendapat dukungan dari BRIN, LAN RI dan BI, serta sejumlah mitra dan sponsor.
Ide Kecil, Dampak Besar untuk Kaltara
Bapperida Kaltara mengusung tagline “Ide Kecil, Dampak Besar, Untuk Kaltara!” sebagai ajakan kepada masyarakat agar tidak ragu menyampaikan gagasan.
Sebuah inovasi, meski berawal dari persoalan sederhana di lingkungan sekitar, diharapkan dapat berkembang menjadi solusi yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Gagasan yang lahir dari lomba ini diharapkan tidak berhenti sebagai konsep atau sekadar karya kompetisi. Lebih dari itu, inovasi terbaik berpeluang menjadi bagian dari solusi nyata untuk mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Kaltara yang inklusif, tangguh dan berdaya saing.
Pendaftaran dibuka hingga 30 September 2026 melalui tautan yang disediakan panitia. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui kanal resmi Bapperida Kaltara.
Ayo, siapkan ide terbaikmu dan ikut wujudkan “Ide Kecil, Dampak Besar, Untuk Kaltara!”
Jika ingin, saya juga bisa membuatkan opsi judul yang lebih menarik dan singkat untuk portal berita, misalnya dengan fokus pada hadiah Rp130 juta atau ajakan bagi masyarakat untuk ikut berinovasi.




