“Yang terpenting bukan posisi sekarang, tapi bagaimana kami terus berproses dan berkembang. Jarak poin bisa dikejar, asal kami tidak kehilangan fokus,” tambahnya.
Keyakinan itu bukan tanpa alasan. Sejak awal musim, Persija sempat terombang-ambing karena inkonsistensi performa dan adaptasi pemain baru. Namun, belakangan, perubahan mulai terlihat jelas. Kombinasi lini depan yang diisi Emaxwell bersama striker muda lokal menunjukkan potensi besar. Taktik fleksibel yang diterapkan pelatih kepala juga memberikan warna baru pada permainan Persija, yang kini lebih agresif namun tetap disiplin dalam bertahan.
Kemenangan atas Persebaya dengan skor 3-1 menjadi titik balik moral tim. Setelah itu, kemenangan tipis 1-0 atas Madura United dan hasil meyakinkan 3-1 saat menjamu PSBS Biak semakin mengukuhkan kepercayaan diri mereka. Emaxwell, yang sudah mengoleksi delapan gol sejauh ini, menjadi simbol produktivitas baru Persija musim ini.
Meski demikian, sang penyerang tak ingin berpuas diri. Ia menilai bahwa keberhasilan individu tidak akan berarti jika tim gagal mencapai target kolektif.




