WARTA, NUNUKAN – Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Nunukan menggelar Pelatihan Satpam 2025 sebagai upaya meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal sekaligus membuka peluang kerja baru di bidang keamanan.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rencana strategis yang telah disusun sejak dua tahun lalu, sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk memperluas lapangan kerja dan meningkatkan daya saing sumber daya manusia (SDM) Nunukan.
Kepala Distransnaker Nunukan, Masniadi, S.Hut., M.A.P, mengatakan bahwa pelatihan ini dilatarbelakangi oleh tingginya permintaan tenaga keamanan dari berbagai perusahaan di Kalimantan Utara.
“Kami melihat peluang kerja di bidang security cukup besar. Setelah berdiskusi dengan penyelenggara, ternyata banyak perusahaan di Kaltara yang membutuhkan tenaga Satpam bersertifikat. Ini menjadi catatan penting bagi kami untuk menyiapkan SDM yang siap bersaing,” ujar Masniadi, Selasa (21/10/2025).
Menurutnya, pelatihan ini dirancang agar peserta tidak hanya memiliki sertifikasi resmi, tetapi juga keterampilan profesional yang diakui oleh dunia kerja. Dengan begitu, tenaga kerja asal Nunukan dapat bersaing dengan pekerja dari daerah lain.
“Perencanaan kegiatan ini sudah kami siapkan sejak dua tahun lalu. Tahun 2025 ini menjadi momentum yang tepat untuk merealisasikannya,” tambahnya.
Ke depan, Distransnaker Nunukan berkomitmen untuk memperluas jenis pelatihan berbasis kebutuhan pasar kerja, baik di sektor industri, jasa, maupun sektor potensial lainnya yang dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal.
“Kita ingin tenaga kerja Nunukan tidak hanya siap kerja, tapi juga punya kompetensi dan sertifikat yang diakui secara nasional,” tegas Masniadi.




