spot_img
More
    spot_img

    Pemprov Kaltara Dorong Percepatan Penetapan KBAK Bulungan, Lindungi Tata Air dan Ekosistem Karst

    WARTA, TANJUNG SELOR — Upaya melindungi kawasan karst sekaligus menjaga ketersediaan sumber air baku di Kalimantan Utara terus diperkuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara. Salah satunya melalui pengusulan percepatan penetapan Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) di Kabupaten Bulungan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

    Usulan tersebut menjadi tindak lanjut dari serangkaian proses identifikasi dan verifikasi kawasan, termasuk Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan Badan Geologi. Pemprov Kaltara menyampaikan usulan itu melalui surat Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara Nomor 500.10.3/2352/DESDM/SETDA.

    Kepala Dinas ESDM Kaltara, Dr. Ferdy Manurun Tanduklangi, S.E., M.Si., mengatakan kawasan karst yang diusulkan telah melalui proses kajian dan dinilai memenuhi kriteria untuk ditetapkan sebagai KBAK sesuai ketentuan Peraturan Menteri ESDM Nomor 17 Tahun 2012.

    “Usulan ini merupakan tindak lanjut nyata dari hasil identifikasi, verifikasi, dan FGD bersama Badan Geologi. Penetapan KBAK nantinya memberikan kepastian hukum terhadap kawasan yang perlu dilindungi sekaligus menjadi pedoman dalam penataan ruang berkelanjutan di Kaltara,” ujar Ferdy saat dikonfirmasi, Jumat (26/9/2026).

    Delapan Zona Karst Diusulkan

    Hasil evaluasi menunjukkan kawasan karst di Bulungan memiliki bentukan eksokarst dan endokarst yang memiliki fungsi penting terhadap sistem tata air. Kawasan tersebut juga berperan sebagai daerah imbuhan air tanah atau recharge area.

    Selain fungsi hidrologis, kawasan karst memiliki nilai ekologis, ilmiah, sosial dan ekonomi yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan wilayah.

    Dari hasil FGD yang melibatkan pemerintah daerah, Badan Geologi, pelaku usaha serta pemerhati lingkungan, terdapat delapan zona yang diusulkan sebagai bagian dari KBAK Bulungan.

    Kedelapan zona tersebut meliputi:

    1. Zona Batu Tumpuk
    2. Zona Batu Putih
    3. Zona Pimping
    4. Zona Gunung Putih
    5. Zona Gunung Seriang
    6. Zona Long Sam
    7. Zona Long Pari
    8. Zona Batu Benau
    Baca Juga:  Komisi II DPRD Nunukan Temukan Fakta Mengejutkan di Balik Produksi Program MBG 

    Seluruh zona yang diusulkan tersebut berada di wilayah Kabupaten Bulungan.

    Lindungi Sumber Air Baku

    Fungsi kawasan karst semakin penting karena hasil analisis hidrogeologi menemukan keberadaan aliran sungai bawah tanah dan mata air. Potensi tersebut menjadi bagian dari sumber daya air yang perlu dijaga untuk mendukung kebutuhan masyarakat di sekitar kawasan.

    Ferdy menegaskan, upaya penetapan KBAK bukan dimaksudkan untuk menutup ruang pembangunan maupun menghambat kegiatan investasi di daerah.

    Menurutnya, kejelasan mengenai kawasan yang memiliki fungsi lindung justru dapat memberikan kepastian dalam pemanfaatan ruang. Dengan batas dan fungsi kawasan yang jelas, kegiatan pembangunan dapat diarahkan agar tetap sesuai dengan ketentuan dan memperhatikan kelestarian lingkungan.

    “Pemetaan dan penetapan KBAK bukan untuk menghambat investasi atau pembangunan. Tujuannya memastikan fungsi kawasan lindung tetap terjaga. Dengan kejelasan batas wilayah, kegiatan investasi dapat berjalan selaras dengan ketentuan tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan,” tegasnya.

    Penetapan KBAK juga berkaitan dengan upaya menjaga fungsi kawasan karst sebagai pengatur tata air, mempertahankan keunikan bentang alam, mendukung kegiatan penelitian serta mengendalikan pemanfaatan ruang agar tetap berkelanjutan.

    Saat ini, dokumen usulan dari Pemprov Kaltara yang dilengkapi peta delineasi dan rekomendasi hasil FGD telah disampaikan kepada Badan Geologi Kementerian ESDM.

    Selanjutnya, proses tersebut akan dikawal hingga tahapan penetapan resmi melalui Keputusan Menteri ESDM. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat perlindungan kawasan karst dan sumber daya air di Kabupaten Bulungan.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU