spot_img
More
    spot_img

    Gubernur Kaltara Dorong PGRI Perkuat Kualitas Guru dan Pemerataan Pendidikan

    WARTA, TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., mendorong Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) semakin aktif memperkuat kualitas guru sekaligus memastikan pemerataan pendidikan hingga ke wilayah perbatasan, pedalaman, dan pulau-pulau.

    Dorongan tersebut disampaikan Zainal saat menghadiri sekaligus membuka Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) PGRI Kaltara Tahun 2026 di Aula Universitas Kalimantan Utara (Unikaltar), Tanjung Selor, Sabtu (29/8).

    Di hadapan jajaran PGRI, Zainal mengapresiasi kontribusi organisasi profesi guru tersebut dalam pembangunan pendidikan di Kaltara, termasuk memperjuangkan hak dan meningkatkan kesejahteraan serta kompetensi para guru.

    Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) merupakan bagian penting dalam mewujudkan Kaltara sebagai Beranda Depan NKRI yang maju, makmur, dan berkelanjutan. “Yang paling penting bagi saya adalah apa yang bisa kita kerjakan hari ini dan manfaatnya bisa langsung dirasakan guru dan peserta didik,” kata Zainal.

    Pendidikan Harus Menjangkau Wilayah Terluar

    Zainal menekankan, tantangan pendidikan di Kaltara tidak hanya berkaitan dengan peningkatan mutu pembelajaran, tetapi juga bagaimana memastikan masyarakat di seluruh wilayah memperoleh akses pendidikan yang layak.

    Karena itu, ia berharap PGRI terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pemerataan pendidikan, terutama bagi masyarakat yang berada di kawasan perbatasan, pedalaman, hingga pulau-pulau.

    “Pemerataan pendidikan harus menjadi perhatian bersama. Jangan sampai kondisi geografis menjadi penghalang bagi anak-anak Kaltara untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas,” ujarnya.

    Selain pemerataan akses, peningkatan kompetensi guru juga dinilai semakin penting di tengah perkembangan teknologi yang begitu cepat.

    Guru dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan, menguasai teknologi, serta menghadirkan metode pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dan perkembangan peserta didik.

    Konkerprov Diminta Hasilkan Rekomendasi Konkret

    Gubernur juga berharap Konkerprov PGRI Kaltara tidak sekadar menjadi forum organisasi, tetapi mampu menghasilkan gagasan dan rekomendasi konkret yang dapat diterapkan untuk memperbaiki kualitas pendidikan di daerah.

    Baca Juga:  Hutan Kota Bundahayati Makin Cantik, DPRD Bulungan Dorong Jadi Sumber PAD Baru

    Menurutnya, hasil pembahasan dalam forum tersebut perlu ditindaklanjuti melalui kolaborasi antara PGRI dan pemerintah.

    “Harapan saya, forum ini menghasilkan keputusan terbaik untuk kesejahteraan guru, kemajuan peserta didik, dan pendidikan di Kalimantan Utara,” tegasnya.

    Pemprov Kaltara, lanjut Zainal, akan terus membuka ruang kolaborasi dengan PGRI dalam menyusun dan menyempurnakan berbagai kebijakan pendidikan.

    Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat kualitas dan kesejahteraan guru, pemerataan akses pendidikan, serta peningkatan kualitas peserta didik di seluruh penjuru Kaltara.

    Dengan demikian, pembangunan pendidikan tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga mampu menjangkau anak-anak di kawasan perbatasan, pedalaman, dan pulau-pulau terluar Kaltara.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU