spot_img
More
    spot_img

    Renungan Suci HUT ke-81 RI, Gubernur Kaltara Tekankan Perjuangan Tak Boleh Berhenti

    WARTA, TANJUNG SELOR – Cahaya obor menerangi Taman Makam Pahlawan (TMP) Telabang Bangsa, Minggu (16/8) malam. Dalam suasana hening dan penuh khidmat, jajaran pejabat serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Utara berdiri dalam satu barisan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

    Malam itu, TMP Telabang Bangsa menjadi tempat digelarnya Apel Kehormatan dan Malam Renungan Suci dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

    Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., hadir bersama Wakil Gubernur Ingkong Ala, S.E., M.Si., Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara H. Denny Harianto, S.E., M.M., serta jajaran kepala perangkat daerah.

    Tepat pukul 23.57 WITA, Kapolda Kaltara Irjen Pol. Agus Wijayanto, S.H., S.I.K., M.H. bertindak sebagai Inspektur Upacara. Rangkaian berlangsung khidmat, ditandai dengan pembacaan naskah Renungan Suci dan mengheningkan cipta untuk memberikan penghormatan kepada para pahlawan.

    Bagi Gubernur Zainal, Renungan Suci bukan sekadar seremoni tahunan. Keheningan di tengah makam para pejuang menjadi momentum untuk kembali mengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini lahir dari pengorbanan dan perjuangan panjang.

    “Kita datang untuk mendoakan para pahlawan yang telah berjuang mempertahankan kedaulatan Indonesia. Perjuangan mereka yang membuat kita bisa menikmati kemerdekaan hari ini,” ujar Zainal.

    Menurutnya, perjuangan generasi saat ini memang tidak lagi dilakukan dengan mengangkat senjata di medan perang. Tantangannya telah berubah dan diwujudkan melalui kerja nyata untuk membangun daerah, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga persatuan, serta meningkatkan kesejahteraan.

    Karena itu, semangat perjuangan para pahlawan harus terus diwariskan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

    Zainal secara khusus mengingatkan generasi muda agar tidak kehilangan nilai-nilai yang telah ditunjukkan para pejuang bangsa, seperti keberanian, keikhlasan, pengorbanan, dan semangat berjuang tanpa pamrih.

    Baca Juga:  BKD Kaltara Upayakan SK PPPK Tahap II Terbit 1 Oktober

    “Generasi muda harus meneladani para pahlawan yang berjuang tanpa pamrih untuk mempertahankan NKRI,” pesannya.

    Renungan Suci akhirnya menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukanlah titik akhir perjuangan. Justru, kemerdekaan menghadirkan tanggung jawab baru bagi setiap generasi untuk menjaga persatuan, mengisi pembangunan, dan memastikan cita-cita para pendiri bangsa terus diwujudkan.

    Di bawah cahaya obor dan dalam kesunyian TMP Telabang Bangsa, doa telah dipanjatkan untuk para pahlawan. Semangat perjuangan mereka pun kembali diteguhkan untuk menjadi pijakan dalam melanjutkan pembangunan Indonesia, termasuk di Kalimantan Utara.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU