WARTA, JATINANGOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) bersiap memperkuat kualitas birokrasi dan pelayanan publik dengan kehadiran 13 Pamong Praja Muda lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII Tahun 2026 yang akan mengabdi di lingkungan Pemprov Kaltara.
Komitmen tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Utara, Dr. Andi Amriampa, S.Sos., M.Si., usai mengikuti pelantikan Pamong Praja Muda yang dipimpin Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Kampus IPDN Jatinangor, Jawa Barat, Rabu (29/7).
Pada kesempatan itu, Andi Amriampa juga mewakili Pemprov Kaltara dalam penandatanganan Berita Acara Penyerahan Lulusan IPDN dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada pemerintah daerah sebagai dasar penempatan para alumni di seluruh Indonesia.
Berdasarkan berita acara tersebut, terdapat 14 lulusan yang dialokasikan untuk Kalimantan Utara, terdiri atas 13 orangyang ditempatkan di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dan satu orang yang bertugas di lingkungan Kementerian Dalam Negeri.
Andi Amriampa mengatakan kehadiran para Pamong Praja Muda menjadi energi baru bagi birokrasi Pemprov Kaltara dalam menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin dinamis.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, kami mengucapkan selamat kepada seluruh Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXXIII Tahun 2026 yang telah resmi dilantik. Pelantikan ini menjadi awal pengabdian sebagai aparatur pemerintah yang dituntut memiliki integritas, profesionalisme, loyalitas, dan semangat melayani masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, para lulusan IPDN merupakan aparatur yang telah dibekali kompetensi kepamongprajaan sehingga diharapkan mampu menjadi motor penggerak birokrasi yang profesional, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ia juga berpesan agar para Pamong Praja Muda segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja serta menunjukkan dedikasi dan inovasi dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Kami berharap para Pamong Praja Muda dapat segera beradaptasi, menunjukkan kinerja terbaik, serta menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan yang efektif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik,” katanya.
Andi turut menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Dalam Negeri dan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) atas kepercayaan yang diberikan kepada Pemprov Kaltara melalui penempatan para lulusan tahun ini.
Ia optimistis kehadiran 13 Pamong Praja Muda akan semakin memperkuat pelaksanaan reformasi birokrasi di Kalimantan Utara, sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Sebelumnya, usai prosesi pelantikan, seluruh Pamong Praja Muda menerima pengarahan dari Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Komjen Pol. Drs. Tomsi Tohir, M.Si. Dalam arahannya, Tomsi menekankan pentingnya menjaga integritas, disiplin, profesionalisme, dan loyalitas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan roda pemerintahan.
Dengan bergabungnya para lulusan IPDN Angkatan XXXIII, Pemprov Kaltara berharap lahir generasi birokrat muda yang mampu menjadi agen perubahan, mempercepat reformasi birokrasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin efektif, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.




