spot_img
More
    spot_img

    Rakerda I Jadi Titik Awal Konsolidasi, PDIP Kaltara Matangkan Strategi Rebut Kemenangan pada Pemilu 2029

    WARTA, TANJUNG SELOR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kalimantan Utara (Kaltara) mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilu 2029. Melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I yang digelar di Tanjung Selor, Sabtu (11/7), partai berlambang banteng moncong putih itu memperkuat konsolidasi internal sekaligus menyusun arah perjuangan lima tahun ke depan.

    Mengusung tema “Satyam Eva Jayate, 2029 Saatnya PDI Perjuangan Memimpin Kalimantan Utara”, Rakerda dihadiri pengurus DPD, DPC, badan dan sayap partai, anggota Fraksi PDI Perjuangan tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, serta kader dari seluruh wilayah Bumi Benuanta.

    Ketua DPD PDI Perjuangan Kaltara, Albertus Stefanus Marianus, mengatakan Rakerda menjadi forum strategis untuk mengevaluasi kinerja organisasi sekaligus merumuskan langkah-langkah menghadapi dinamika politik yang diperkirakan semakin kompetitif menjelang Pemilu 2029.

    “Rakerda ini bukan sekadar agenda rutin partai, tetapi menjadi forum untuk mengevaluasi kerja organisasi sekaligus menyusun langkah strategis menghadapi kontestasi politik 2029,” ujarnya.

    Menurut Albertus, penguatan struktur partai hingga tingkat ranting dan anak ranting menjadi prioritas agar hubungan kader dengan masyarakat tetap terjaga. Ia meminta seluruh kader lebih aktif turun ke lapangan, menyerap aspirasi warga, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

    “Jadikan Rakerda ini sebagai starting point untuk lebih giat bergerak ke bawah dan kembali menemui konstituen. Bangun semangat juang agar PDI Perjuangan kembali berjaya di Kaltara,” tegasnya.

    Sementara itu, Ketua DPP PDI Perjuangan, Deddy Yevri Hanteru Sitorus, menekankan bahwa kekuatan partai terletak pada struktur organisasi hingga tingkat paling bawah yang setiap hari bersentuhan langsung dengan masyarakat.

    Anggota Komisi II DPR RI itu mengingatkan agar seluruh kader tidak kehilangan kedekatan dengan rakyat karena kehadiran partai harus diwujudkan melalui kerja politik yang nyata, bukan sekadar hadir saat momentum pemilu.

    Baca Juga:  Adi Nata Kusuma: Wajah Muda Golkar yang Siap Bawa Perubahan di DPRD Kaltara

    “PDI Perjuangan adalah partai akar rumput. Pengurus ranting, anak ranting, dan PAC menjadi ujung tombak yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat,” katanya.

    Deddy juga menegaskan bahwa jabatan politik bukanlah tujuan akhir perjuangan partai. Yang lebih utama adalah memastikan gagasan, kebijakan, dan keberpihakan kepada masyarakat terus diperjuangkan melalui seluruh struktur organisasi.

    Melalui Rakerda I ini, DPD PDI Perjuangan Kaltara menargetkan lahirnya arah gerak organisasi yang lebih solid, dengan fokus pada penguatan mesin partai, konsolidasi kader, serta peningkatan kehadiran partai di tengah masyarakat sebagai bekal menghadapi Pemilu 2029.

    Rakerda turut dihadiri Wali Kota Tarakan dr. Khairul, Wakil Wali Kota Tarakan Ibnu Saud yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Kalimantan Utara, Wakil Bupati Tana Tidung Sabri, perwakilan partai politik di Kalimantan Utara, serta anggota DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/kota dari Fraksi PDI Perjuangan.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU