spot_img
More
    spot_img

    Bandara Juwata Siap Go Internasional, Kini Tinggal Tunggu Keputusan Maskapai

    WARTA, TANJUNG SELOR – Status internasional Bandara Juwata Tarakan telah kembali dikantongi. Seluruh persyaratan administrasi pun diklaim rampung. Namun, hingga kini penerbangan internasional dari Kalimantan Utara (Kaltara) masih belum mengudara karena maskapai masih menghitung potensi pasar.

    Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara, Idham Chalid, memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara bersama Kementerian Perhubungan telah menuntaskan berbagai persiapan yang menjadi syarat operasional penerbangan internasional.

    “Semua yang berkaitan dengan penerbangan internasional sudah menyatakan siap. Namun, untuk kapan operasional penerbangan dimulai, kami belum bisa memastikan karena masih menunggu kesiapan maskapai,” ujar Idham.

    Menurutnya, komunikasi dengan sejumlah maskapai terus dilakukan. Salah satunya dengan AirAsia yang telah memberikan sinyal positif terhadap rencana pembukaan rute internasional dari Bandara Juwata Tarakan.

    “Ada respons yang cukup baik. Kami juga masih menunggu maskapai lain karena pembahasan ini terus berjalan, baik di tingkat daerah maupun bersama pemerintah pusat yang memberikan dukungan penuh,” katanya.

    Idham menjelaskan, saat ini tantangan utama bukan lagi pada sisi regulasi maupun infrastruktur. Seluruh persyaratan administrasi telah dipenuhi sejak Bandara Juwata kembali ditetapkan sebagai bandara internasional melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 37 Tahun 2025.

    Kini, keputusan sepenuhnya berada di tangan maskapai yang masih melakukan kajian bisnis sebelum membuka rute baru.

    “Maskapai tentu akan menghitung berbagai aspek, mulai dari potensi penumpang, tingkat okupansi, hingga prospek keberlanjutan rute. Begitu mereka menyatakan siap, operasional bisa langsung dijalankan karena seluruh persiapan pemerintah sudah selesai,” tegasnya.

    Pemerintah optimistis status internasional Bandara Juwata akan menjadi pintu baru bagi pertumbuhan ekonomi Kalimantan Utara. Kehadiran penerbangan langsung ke luar negeri diyakini mampu mempercepat arus perdagangan, meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkuat konektivitas kawasan perbatasan, hingga menarik lebih banyak investor ke Bumi Benuanta.

    Baca Juga:  Ketua DPRD Kaltara: Pemetaan SDM Kunci Agar Masyarakat Lokal Tak Jadi Penonton

    Sebagai provinsi yang berbatasan langsung dengan Malaysia, Kaltara dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi gerbang perdagangan dan mobilitas internasional di wilayah utara Indonesia. Karena itu, kehadiran rute penerbangan internasional menjadi salah satu kebutuhan strategis dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.

    Pemprov Kaltara pun berharap maskapai segera mengambil keputusan sehingga masyarakat dapat kembali menikmati layanan penerbangan internasional dari Bandara Juwata Tarakan dalam waktu dekat.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU