WARTA, TANJUNG SELOR — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menyatakan kesiapan penuh untuk mengejar target investasi sektor pariwisata pada 2026. Optimisme ini ditegaskan Kepala Biro Administrasi Pembangunan (Adpem) Kaltara, Sapi’i, menanggapi proyeksi masuknya investasi bernilai ratusan miliar rupiah yang sebelumnya disampaikan DPMPTSP.
Menurut Sapi’i, Kaltara sebagai provinsi muda yang berbatasan langsung dengan Malaysia memiliki posisi strategis untuk menarik minat pelaku usaha. Akses menuju Tawau melalui wilayah Kaltara disebut menjadi nilai tambah yang belum dimiliki daerah lain.
“Biro Administrasi Pembangunan bersedia menyiapkan sejumlah langkah konkret untuk menyambut gelombang investasi di Kaltara,” ujar Sapi’i, Kamis (4/12/2025).
Ia memastikan koordinasi lintas OPD akan diperkuat untuk mempercepat penyediaan infrastruktur dasar dan kemudahan perizinan.
Sapi’i menyebut, investasi sektor pariwisata bukan hanya menyokong peningkatan PAD, tetapi juga menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah.
“Dan tentu saja akan membuka keran lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal,” imbuhnya.(*)




