WARTA, TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, SH., M.Hum, menegaskan pentingnya kegiatan capacity building sebagai wadah strategis untuk memperkuat koordinasi dan membangun sinergi antarpemerintah daerah di Kaltara.
Hal itu disampaikan Gubernur saat membuka Rapat Koordinasi dan Capacity Building Biro Umum dan Bagian Umum Kabupaten/Kota se-Kalimantan Utara Tahun 2025, yang digelar di Hotel Pangeran Khar, Jumat (31/10) pagi.
Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar forum seremonial, melainkan momentum penting untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kapasitas aparatur dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif dan profesional.
“Kita harus saling belajar, saling mengisi, dan membangun kolaborasi yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Gubernur, rapat koordinasi ini juga menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota, guna mendorong efisiensi penyelenggaraan pemerintahan serta peningkatan kualitas pembangunan di Kaltara.
“Peningkatan efisiensi penyelenggaraan pemerintahan dan kualitas pembangunan di Kaltara harus kita wujudkan bersama sesuai visi Kaltara: maju, makmur, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Tantangan dan Peluang Kaltara
Lebih lanjut, Gubernur Zainal menyampaikan bahwa Kaltara saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari tuntutan peningkatan pelayanan publik, percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan, hingga adaptasi terhadap era digitalisasi pemerintahan.
Namun, di balik tantangan tersebut, Kaltara memiliki peluang besar berkat potensi sumber daya alam yang melimpah dan posisi strategis sebagai gerbang utara Indonesia.
“Rakor ini jangan hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga menghasilkan solusi inovatif dan rekomendasi konkret untuk memaksimalkan setiap peluang yang ada,” pesan Gubernur.
ASN Sebagai Motor Penggerak Pemerintahan
Gubernur Zainal juga menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan sangat bergantung pada kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai jantung dan pusat saraf administrasi birokrasi.
“Bagian Umum adalah ujung tombak yang memastikan dukungan logistik, tata usaha pimpinan, kearsipan, dan pengelolaan aset berjalan baik. ASN di lingkup ini harus menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pelayanan publik,” tuturnya.
Ia menambahkan, pelayanan yang cepat dan profesional terhadap pimpinan merupakan faktor penting agar kepala daerah bisa fokus mengambil keputusan strategis untuk kesejahteraan rakyat.
“Pimpinan yang terlayani dengan baik akan mampu fokus pada pengambilan keputusan strategis untuk rakyat,” pungkasnya.
Sebagai bentuk apresiasi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada ASN teladan, sebagai wujud pengakuan atas dedikasi dan kinerja terbaik mereka dalam mendukung pelayanan publik di Kalimantan Utara.




