spot_img
More
    spot_img

    Pemprov Kaltara Matangkan Usulan Geopark Batu Benau, Siap Jalani Verifikasi Badan Geologi

    WARTA, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus mematangkan proses pengusulan Geopark Batu Benau Sajau sebagai geopark pertama di Bumi Benuanta. Berbagai tahapan telah dilalui sejak 2021, mulai dari identifikasi potensi geologi, penyusunan dokumen ilmiah, hingga penyusunan master plan kawasan yang mengintegrasikan aspek konservasi, pendidikan, dan pariwisata berkelanjutan.

    Kepala Bidang Geologi dan Air Tanah Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kaltara, Trimulbar, mengatakan saat ini pemerintah tengah menyempurnakan seluruh dokumen usulan sebelum memasuki tahapan verifikasi oleh Badan Geologi Kementerian ESDM.

    “Kami sedang memantapkan penyusunan kawasan geopark. Prosesnya memang dilakukan secara bertahap, dimulai dari penetapan geosite sebagai fondasi utama sebelum berkembang menjadi sebuah geopark,” ujar Trimulbar.

    Ia menjelaskan, perjalanan pembentukan Geopark Batu Benau telah dimulai sejak 2021-2022 melalui kegiatan identifikasi keragaman geologi (geodiversity) di kawasan Batu Benau Sajau yang dilaksanakan bersama Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN).

    Selanjutnya, pada 17 Januari 2023, Gubernur Kalimantan Utara melakukan audiensi dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI guna mengusulkan penetapan Geoheritage Site dan Geopark Batu Benau Sajau.

    Menindaklanjuti usulan tersebut, Badan Geologi Kementerian ESDM memberikan masukan agar cakupan kawasan diperluas sehingga memenuhi persyaratan sebagai geopark.

    Atas rekomendasi tersebut, Pemerintah Provinsi Kaltara membentuk Tim Penyusun Dokumen Usulan Taman Bumi (Geopark) Batu Benau Sajau melalui Surat Keputusan Gubernur Nomor 185.44/K.333/2023.

    Pada 2024, Dinas ESDM Kaltara kembali melakukan inventarisasi keragaman geologi di Kabupaten Bulungan, Kabupaten Tana Tidung, dan Kabupaten Malinau. Dari kegiatan tersebut berhasil diidentifikasi 25 calon geoheritage sitesebagai penguatan kawasan usulan Geopark Batu Benau.

    Selain itu, Pemerintah Provinsi melalui Bappeda dan Litbang juga menyusun Detail Engineering Design (DED) Master Plan Geopark Batu Benau sebagai pedoman pengembangan kawasan di masa mendatang.

    Baca Juga:  Wabup Hermanus Buka Media Gathering, Tegaskan Peran Media sebagai Mitra Strategis Pemerintah

    “Hasil identifikasi terbaru sudah kembali kami usulkan kepada Badan Geologi pada akhir tahun 2024. Selanjutnya tim dari Badan Geologi dijadwalkan melakukan verifikasi terhadap usulan geoheritage tersebut,” jelasnya.

    Menurut Trimulbar, konsep geopark tidak hanya berfokus pada kekayaan geologi, tetapi mengintegrasikan tiga pilar utama, yaitu konservasi, pendidikan, dan pariwisata berkelanjutan.

    “Geopark bukan sekadar kawasan wisata. Di dalamnya ada fungsi pelestarian warisan geologi, menjadi sarana edukasi, sekaligus mampu menggerakkan ekonomi masyarakat melalui pengembangan pariwisata berbasis konservasi,” katanya.

    Kawasan Batu Benau dinilai memiliki potensi yang sangat besar karena menyimpan bentang alam karst yang unik sekaligus menjadi kawasan hidup masyarakat adat Dayak Punan Batu, yang hingga kini masih mempertahankan kearifan lokal dan hubungan harmonis dengan alam.

    Dalam penyusunan dokumen ilmiah, Pemprov Kaltara juga menggandeng berbagai mitra, mulai dari Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), akademisi Universitas Gadjah Mada (UGM), hingga Universitas Mulawarman (Unmul) untuk memperkuat kajian geologi, budaya, dan pengembangan kawasan.

    Trimulbar optimistis, apabila seluruh tahapan dapat dilalui dengan baik, Geopark Batu Benau akan menjadi ikon baru Kalimantan Utara yang mampu memperkuat pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan geowisata.

    “Harapan kami Geopark Batu Benau nantinya menjadi kebanggaan Kalimantan Utara, menggabungkan pelestarian alam, penguatan budaya lokal, serta membuka peluang ekonomi masyarakat secara berkelanjutan,” pungkasnya.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU