spot_img
More
    spot_img

    Pemprov Kaltara Dukung Eksplorasi Sumur Tingkilan-1, Dorong Migas Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan

    WARTA, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menyatakan dukungan terhadap rencana eksplorasi Sumur Minyak Tingkilan-1 yang akan dilaksanakan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Lepas Pantai Bunyu. Dukungan tersebut diberikan dengan penekanan pada prinsip transparansi, keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, serta pemberian manfaat nyata bagi masyarakat.

    Komitmen itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kaltara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setprov Kaltara, H. Sapi’i, S.T., M.A.P., saat membuka kegiatan Sosialisasi Eksplorasi Sumur Minyak Tingkilan-1 di Tanjung Selor, Rabu (22/7).

    Dalam sambutan Sekdaprov yang dibacakan Sapi’i, Pemprov Kaltara mengapresiasi langkah PHE Lepas Pantai Bunyu yang terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada pemerintah dan para pemangku kepentingan sebelum kegiatan eksplorasi dimulai.

    “Langkah ini merupakan bentuk keterbukaan informasi sekaligus komitmen membangun komunikasi yang baik, transparan, dan partisipatif dalam setiap tahapan kegiatan eksplorasi migas,” ujar Sapi’i.

    Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi fondasi penting untuk membangun kepercayaan publik sekaligus memastikan seluruh proses eksplorasi berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

    Migas Masih Menjadi Sektor Strategis

    Pemprov Kaltara menilai sektor minyak dan gas bumi masih memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan energi nasional sekaligus menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

    Dengan potensi sumber daya alam yang dimiliki Kaltara, pemerintah berharap pengelolaannya dilakukan secara profesional, bertanggung jawab, dan berkelanjutan sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    “Potensi sumber daya alam yang dimiliki Kaltara harus dikelola secara optimal, profesional, dan bertanggung jawab agar manfaatnya dapat dirasakan sebesar-besarnya oleh masyarakat,” katanya.

    Karena itu, Pemprov mendukung kegiatan eksplorasi yang dijalankan sesuai regulasi dengan mengutamakan aspek keselamatan kerja, menjaga kelestarian lingkungan, serta menghormati hak-hak masyarakat di sekitar wilayah operasi.

    Baca Juga:  Mentan RI Kunjungi Sajau Hilir: Dorong Percepatan Tanam, Targetkan Swasembada Pangan 2025

    Perkuat Dialog dan Pemberdayaan Masyarakat

    Sapi’i berharap forum sosialisasi menjadi ruang dialog yang produktif antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat sehingga seluruh informasi terkait kegiatan eksplorasi dapat dipahami secara terbuka.

    Menurutnya, komunikasi yang baik akan menciptakan saling pengertian, memperkuat kepercayaan, dan membangun sinergi sehingga pelaksanaan eksplorasi Sumur Tingkilan-1 dapat berlangsung aman dan lancar.

    Selain itu, Pemprov Kaltara juga mendorong PHE Lepas Pantai Bunyu untuk terus memperkuat komitmen terhadap praktik operasi yang baik, menjaga kelestarian lingkungan, melaksanakan program pemberdayaan masyarakat, serta mengoptimalkan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

    “Keberadaan industri migas diharapkan tidak hanya berkontribusi terhadap ketahanan energi nasional, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Kalimantan Utara melalui pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.

    Di akhir sambutannya, Sapi’i mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga komunikasi yang harmonis dan menciptakan situasi yang kondusif.

    Ia menegaskan, keberhasilan eksplorasi migas tidak hanya bergantung pada kemampuan teknis dan teknologi, tetapi juga ditentukan oleh dukungan seluruh pihak dalam mewujudkan pengelolaan sumber daya energi yang aman, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi pembangunan Kalimantan Utara maupun Indonesia. (*)

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU