WARTA, TARAKAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong Persekutuan Gereja-Gereja Pantekosta Indonesia (PGPI) Kaltara tidak hanya memperkuat konsolidasi organisasi, tetapi juga memperluas kontribusi pelayanan bagi jemaat dan masyarakat.
Dorongan tersebut disampaikan Staf Ahli Gubernur Kaltara Bidang Hukum, Kesatuan Bangsa dan Pemerintahan, Dr. Tomy, S.E., M.Si., saat mewakili Gubernur Kaltara membuka Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) PGPI Kaltara di Gereja Betesda Indonesia God The Miracle (GTM) Tarakan, Rabu (23/9) malam.
Dalam sambutan Gubernur yang dibacakannya, Tomy menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Rakerprov. Menurutnya, forum tersebut menjadi momentum penting bagi PGPI untuk mengevaluasi program yang telah berjalan sekaligus menyusun agenda kerja yang lebih terarah.
“Rakerprov bukan hanya membahas agenda organisasi. Ini juga menjadi kesempatan untuk melihat kembali apa yang sudah dilakukan dan menyusun program yang lebih baik ke depan,” kata Tomy.
Ia berharap program kerja yang dirumuskan mampu menjawab kebutuhan gereja dan jemaat sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Sejumlah bidang dinilai dapat menjadi ruang kontribusi PGPI, mulai dari pembinaan iman, pendidikan, kepemudaan, pelayanan sosial, pemberdayaan masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), hingga penguatan kerukunan antarumat beragama.
Tomy menegaskan, pembangunan daerah tidak semata-mata berbicara mengenai infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi. Pembangunan mental, moral, dan spiritual masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membangun daerah yang berkelanjutan.
“Karena itu, sinergi pemerintah daerah dengan lembaga keagamaan seperti PGPI perlu terus diperkuat. Kerja sama ini penting untuk mendukung pembangunan Kaltara yang maju, makmur, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Selain memperkuat pelayanan, PGPI Kaltara juga diharapkan terus mengambil peran dalam menjaga kerukunan, persatuan, dan kesatuan di tengah keberagaman masyarakat Kaltara.
Tomy mengajak seluruh peserta Rakerprov memanfaatkan forum tersebut sebagai ruang untuk membangun komunikasi yang terbuka, memperkuat kebersamaan, serta menghasilkan keputusan yang dapat dijalankan secara nyata.
“Semoga Rakerprov ini menghasilkan keputusan dan program yang benar-benar bisa dilaksanakan serta memberi manfaat bagi gereja dan masyarakat,” pungkasnya.
Rakerprov PGPI Kaltara turut dihadiri Ketua Umum PGPI Pdt. Dr. Drs. Jason Joram Balompueng, MBA., M.Th., Ketua PGPI Kaltara Pdt. Andarias Pakiding, S.Th., serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kaltara H. Muhammad Saleh, S.Ag., M.Pd.I.




