spot_img
More
    spot_img

    Gubernur Kaltara Gandeng Nikoil Group, Jajaki Investasi Kereta Api dan Hilirisasi Industri

    WARTA, JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) terus bergerak membuka pintu investasi strategis guna mempercepat pembangunan dan transformasi ekonomi daerah. Kali ini, peluang tersebut dijajaki bersama Nikoil Group, perusahaan yang bergerak di bidang teknologi industri dan energi hijau, melalui pembahasan investasi infrastruktur hingga pengembangan hilirisasi industri.

    Komitmen tersebut ditunjukkan Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., saat bertemu Presiden Direktur Nikoil Group, Mehrdad H. Mirarab, di Kantor Pusat Nikoil Indonesia, Jakarta, Jumat (26/6).

    Pertemuan tersebut menjadi langkah awal membangun kemitraan strategis yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi baru di Bumi Benuanta. Salah satu agenda utama yang dibahas ialah peluang pembangunan jalur kereta api (railway) sebagai infrastruktur pendukung konektivitas kawasan industri dan distribusi logistik di Kalimantan Utara.

    Menurut Gubernur Zainal, pembangunan jaringan kereta api akan menjadi investasi jangka panjang yang mampu meningkatkan efisiensi distribusi barang, menekan biaya logistik, sekaligus membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat.

    “Kami ingin memastikan bahwa setiap investasi yang masuk ke Kalimantan Utara memberikan dampak nyata bagi produktivitas daerah dan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan jalur kereta api ini akan menjadi urat nadi baru yang meningkatkan perputaran ekonomi kita secara signifikan,” ujar Zainal.

    Selain pengembangan infrastruktur transportasi, kedua belah pihak juga membahas peluang investasi pada sektor hilirisasi industri yang menjadi salah satu fokus pembangunan nasional. Melalui hilirisasi, komoditas unggulan Kalimantan Utara diharapkan tidak lagi dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi diolah di dalam daerah sehingga menghasilkan nilai tambah yang lebih besar.

    Langkah tersebut diyakini mampu menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan daya saing industri daerah, serta memperkuat struktur ekonomi Kalimantan Utara yang berbasis pada pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.

    Baca Juga:  Pemkab Nunukan Gelar Bimtek Negosiasi E-Purchasing, Dorong Profesionalisme dan Efisiensi Pengadaan Barang/Jasa

    Gubernur Zainal menegaskan, Pemprov Kaltara berkomitmen menghadirkan iklim investasi yang kondusif bagi para investor, sekaligus memastikan setiap investasi yang masuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

    Sementara itu, Presiden Direktur Nikoil Group, Mehrdad H. Mirarab, menyambut positif peluang kerja sama yang ditawarkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Ia menyatakan pihaknya akan segera melakukan kajian teknis dan bisnis sebagai langkah awal untuk merealisasikan rencana investasi tersebut.

    Penjajakan ini diharapkan menjadi fondasi kerja sama jangka panjang antara Pemprov Kaltara dan Nikoil Group dalam mendukung pembangunan infrastruktur modern, percepatan hilirisasi industri, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU