WARTA, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara terus meningkatkan kualitas pelayanan transportasi laut. Pada tahun anggaran 2026, Dishub mengalokasikan anggaran sekitar Rp1 miliar untuk merehabilitasi sejumlah fasilitas di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan.
Program tersebut difokuskan pada peningkatan kenyamanan, keamanan, dan penataan kawasan pelabuhan agar memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.
Kepala Dishub Kaltara, H. Idham Chalid, mengungkapkan sedikitnya terdapat lima pekerjaan prioritas yang akan dilaksanakan. Salah satunya adalah rehabilitasi ruang tunggu penumpang, termasuk penataan ruang tunggu VIP di area dermaga.
“Model rehabilitasinya akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan, termasuk penataan ruang tunggu VIP di dermaga penumpang,” ujar Idham, Jumat (24/7/2026).
Tak hanya itu, Dishub juga akan membangun jalur pedestrian yang dilengkapi kanopi sebagai penghubung antara area parkir atau drop zone dengan dermaga. Kehadiran fasilitas ini diharapkan memberikan kenyamanan bagi penumpang yang berjalan menuju kapal, terutama saat cuaca panas maupun hujan.
Penataan kawasan pelabuhan juga menjadi perhatian. Area selasar akan direhabilitasi dan difungsikan sebagai lokasi berjualan bagi para pedagang, sehingga aktivitas perdagangan tidak lagi berlangsung di kawasan dermaga.
“Pedagang yang selama ini berjualan di dalam area dermaga akan diarahkan ke selasar di bagian tengah agar kawasan pelabuhan lebih tertata,” jelasnya.
Selain penataan kawasan, Dishub juga akan mengganti serta menambah kursi di ruang tunggu penumpang yang telah banyak mengalami kerusakan akibat tingginya intensitas penggunaan. Pengadaan troli baru turut disiapkan untuk memudahkan masyarakat mengangkut barang dari area parkir menuju dermaga.
Idham optimistis seluruh pekerjaan dapat dirampungkan dalam waktu sekitar tiga bulan setelah pelaksanaan fisik dimulai.
“Sebagian besar pekerjaannya berupa rehabilitasi dan pembangunan pedestrian yang skalanya tidak terlalu besar, sehingga kami optimistis dapat diselesaikan dalam waktu tiga bulan,” pungkasnya.
Dengan peningkatan fasilitas tersebut, Pelabuhan Tengkayu I diharapkan mampu menghadirkan layanan transportasi laut yang lebih nyaman, tertata, dan representatif bagi masyarakat maupun wisatawan yang menggunakan jalur laut di Kota Tarakan.




