WARTA, TANJUNG SELOR – Pasar Modern Panca Agung di Desa Panca Agung, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan, segera memasuki babak baru. Setelah proses lelang pengelola rampung dan satu peserta ditetapkan sebagai pemenang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kini menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK) Gubernur untuk melanjutkan kerja sama ke tahap kontrak.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop-UKM) Kaltara, Edy Suharto, mengatakan proses seleksi telah dilakukan melalui penilaian teknis dan finansial terhadap tiga peserta lelang.
“Dari tiga peserta yang mengikuti lelang, sudah ada satu pemenang. Prosesnya juga sudah direview oleh Inspektorat,” kata Edy, Minggu (13/9).
Menurutnya, setelah SK Gubernur Kaltara diterbitkan, pemenang lelang akan melanjutkan proses dengan penandatanganan kontrak. Selanjutnya, kerja sama pemanfaatan aset daerah tersebut dapat mulai dilaksanakan.
Skema pengelolaan melalui pihak ketiga ini diarahkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset milik daerah agar lebih produktif. Selain mengurangi beban pemerintah dalam pengelolaan operasional, kerja sama tersebut juga ditargetkan memberikan kontribusi rutin terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Daerah menerima kontribusi bersih setiap tahun dengan nilai ratusan juta rupiah. Untuk pemanfaatannya, lokasi tersebut tetap direncanakan berfungsi sebagai pasar,” jelas Edy.
Dengan pola tersebut, Pemprov Kaltara tetap mempertahankan fungsi Pasar Modern Panca Agung sebagai pusat aktivitas perdagangan masyarakat, namun pengelolaan sehari-hari diserahkan kepada pihak yang dinilai memiliki kemampuan mengelola dan mengembangkan kawasan tersebut.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah mengoptimalkan aset daerah yang selama ini belum memberikan manfaat secara maksimal.
Edy optimistis tahapan administrasi dan legalitas dapat segera dituntaskan sehingga pasar tersebut dapat kembali dimanfaatkan secara optimal.
Pemprov Kaltara berharap pengelolaan oleh pihak ketiga tidak hanya menghasilkan kontribusi bagi PAD, tetapi juga mampu menghidupkan kembali aktivitas perdagangan, membuka peluang usaha bagi masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Panca Agung.
Dengan pengelolaan baru, Pasar Modern Panca Agung ditargetkan bukan sekadar menjadi aset yang tercatat, tetapi benar-benar menjadi aset produktif yang memberi manfaat bagi masyarakat dan daerah.




